Breaking News:

Puasa Ramadhan 2021

Hukum Suntik Vaksin saat Sedang Berpuasa Ramadhan, Berikut Penjelasan Detailnya

Pemerintah masih genjar melakukan vaksinasi di masyarakat. Namun bagaimana hukumnya jika vaksinasi dilakukan saat bulan Ramadhan?

shutterstock
Illustrasi - Hukum menyuntik vaksin ke dalam tubuh manusia saat sedang berpuasa Ramadhan. 

Hukum Suntik Vaksin saat Sedang Berpuasa Ramadhan, Berikut Penjelasan Detailnya

TRIBUNPALU.COM - Hingga saat ini, pemerintah masih gencar melakukan program vaksinasi guna membentuk herd immunity terhadap Covid-19.

Vaksinasi di Indonesia dilakukan pertama kali pada 13 Januari 2021.

Di bulan Ramadhan ini, program vaksinasi juga masih terus digaungkan pemerintah.

Lantas bagaimanakah hukum vaksinasi di bulan Ramadhan?

Baca juga: Update Perkembangan Vaksinasi dan Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia, Minggu 18 April 2021

Baca juga: 6 Juta Bulk Vaksin dari Sinovac China Kembali Tiba di Indonesia, Pemerintah Target 140 Juta Bulk

Baca juga: Update Vaksinasi Covid-19 dan Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia, Sabtu, 17 April 2021

ILUSTRASI - Penyuntikan vaksin saat bulan Ramadhan
ILUSTRASI - Penyuntikan vaksin saat bulan Ramadhan (KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)

Dalam program Tanya Ustaz yang tayang di kanal YouTube Tribunnews.com, Ustaz Tajul Muluk menjelaskan hal tersebut.

Ia menjelaskan jika hal-hal yang membatalkan puasa ialah memasukkan benda atau materi melalui lubang yang bisa tembus ke lambung.

"Diantara yang membatalkan puasa, masuknya benda melalui lubang dan tembus ke lambung," ujarnya dalam program yang dipandu oleh Nila Irda tersebut.

Dari redaksi tersebut, maka timbul sebuah pertanyaan, bagaimanakah dengan menyuntikkan obat ke dalam tubuh?

"Nah dari sini muncul pertanyaan, bagaimana kalau menyuntikkan tubuh?" sambungnya.

Baca juga: Meski Tak Membatalkan Puasa, Ternyata Seseorang Tak Boleh Divaksin Covid-19 jika Kondisi Ini Terjadi

Baca juga: Update Perkembangan Vaksinasi dan Jumlah Kasus Covid-19 di Indonesia Kamis 15 April 2021

Halaman
1234
Penulis: Rahman Hakim
Editor: Ananda Putri Octaviani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved