Breaking News:

Pendapat Gus Miftah tentang Seleb Pamer Harta di Media Sosial: Kalo untuk Mengapresiasi Gak Masalah

Gus Miftah beri komentar tentang seleb pamer harta kekayaan di media sosial. Menurutnya jika untuk mengapresiasi maka bukan masalah yang serius.

Instagram/@vjdaniel
Gus Miftah dan Daniel Mananta 

"Ini lah ciri-ciri orang yang bisa mencari uang tak bisa menikmati uang," ujar Gus Miftah.

Baca juga: Ancaman Tegas Kapolres Banggai untuk Pedagang Nekat Mainkan Harga Sembako Jelang Idulfitri

Pemilik nama Miftah Maulana Habiburrahman ini menyampaikan jika mengapresiasi diri sendiri itu perlu namun tidak berlebihan.

"Kalau konteksnya mengapresiasi saya pikir never mind tapi tentunya dengan cara yang tidak berlebihan."

Namun saat ini kerap sekali ditemukan selebriti yang memamerkan saldo rekening, atau pamer hal apapun.

Menurutnya semua itu hanya tuntutan konten.

"Alasan kenapa muncul pamer rekening ATM, pamer macem-macem itu karena menurut saya tuntutan konten," tegasnya.

Gus Miftah berpendapat jika seseorang mengunggah atau memperlihatkan di sosial media satu atau dua kali adalah bentuk dari apresiasi.

Namun jika dilakukan setiap hari atau bisa dikatakan sering maka hal tersebut adalah tidak sehat.

Tidak sehat dalam artian bisa menimbulkan iri dengki, bahkan tindakan yang tidak diharapkan sebelumnya.

"Jadi saya pikir kalau mereka memposting sekali dua kali di Instagram atau medsos (media sosial) dalam rangka mengapresiasi bahwa mereka mampu melakukan dan menghargai pekerjaan mereka."

"Saya pikir enggak ada masalah tetapi kalau terus menerus itu enggak sehat," tutur ulama jebolan UIN Sunan Kalijaga.

Ia juga memberikan contoh jika suatu saat dirinya pergi ke restoran mewah dan naik mobil bersama sang istri merupakan bentuk dari mengapresiasi diri.

Namun jika dilakukan terus menerus maka tidak baik untuk dilakukan.

"Tapi kalau santai, kepengen mengapresiasi kinerja saya. Saya makan di tempat yang mewah atau naik mobil mewah sama istri. Itu tidak ada masalah," ujar Gus Miftah.

"Tapi kalau setiap saat disuruh seperti itu, enggak sehat lah," pungkas ulama keturunan Kiai Ageng Hasan Besari.

(TribunPalu/Nuri Dwi)

Penulis: Nuri Dwi Yanti
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved