Breaking News:

Belum Selesai Kasus Penganiayaan Perawat RS Siloam, JT Kembali Dilaporkan Karena Hal Ini

JT pelaku penganiayaan perawat RS Siloam Sriwijaya kembali dilaporkan dengan kasus berbeda padahal kasusnya dengan CRS korban penganiayaan belum seles

Editor: Putri Safitri
KOMPAS.com/AJI YK PUTRA
JT pelaku penganiayaan seorang perawat inisial CSR saat dihadirkan dalam gelar perkara di Polrestabes Palembang, Sabtu (17/4/2021). Terbaru, pelaku ternyata tidak pernah mengaku-ngaku sebagai anggota polisi. 

TRIBUNPALU.COM - JT pelaku penganiayaan perawat RS Siloam Sriwijaya kembali dilaporkan dengan kasus berbeda padahal kasusnya dengan CRS korban penganiayaan belum selesai.

Setelah dilaporkan oleh perawat CRS karena tindakan penganiayaan, JT kembali dilaporkan ke polisi oleh perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan.

Kali ini, JT dilaporkan atas kasus perusakan ponsel.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polrestabes Palembang Kompol Abdullah mengatakan, laporan itu dibuat oleh perawat RS Siloam Sriwijaya pada Jumat (16/4/2021), atau satu hari setelah CRS membuat laporan penganiayaan.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG, Rabu 21 April 2021: Waspada Angin Kencang di Maluku Utara

Baca juga: Prakiraan Cuaca 33 Kota Indonesia oleh BMKG, Rabu 21 April 2021: Hujan Petir di Medan

Baca juga: Update Corona: 4.282 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19, 3.363 Orang Telah Dinyatakan Sembuh

Menurut Abdullah, ponsel korban rusak karena dibanting oleh JT.

Saat itu, pemilik ponsel sedang merekam aksi penganiayaan yang dilakukan JT.

"Korban yang melapor ini merekam saat kejadian dan poselnya dibanting JT.

Identitas korban nanti saya lihat lagi di laporannya, yang pasti sudah dilaporkan," kata Abdullah saat dikonfirmasi, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Namanya Diprediksi Termasuk Daftar yang akan Direshuflle, Moeldoko: yang Tahu Hanya Presiden Titik

Baca juga: Daftar Nama Menteri yang Diprediksi Tak akan Di-reshuflle Jokowi, Ada 3 Ketum Parpol

Abdullah menjelaskan, ponsel korban yang rusak tersebut merek Oppo seharga Rp 3,1 juta.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved