Breaking News:

Imbas Kasus Penganiayaan Perawat, Satpam RS Siloam Sriwijaya Dipecat

Satpam yang bertugas saat peristiwa pemukulan yang dialami perawat RS Siloam Palembang dipecat.

Editor: Lita Andari Susanti
handover
Tangkapan layar seorang perawat di RS Siloam Sriwijaya Palembang dianiaya keluarga pasien, Kamis (15/4/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Peristiwa penganiayaan perawat yang dilakukan oleh keluarga pasien di RS Siloam Sriwijaya Palembang, ternyata berimbas kepada satpam yang saat itu bertugas.

Pasalnya satpam yang bertugas saat peristiwa pemukulan yang dialami perawat RS Siloam Palembang dipecat.

Satpam yang tidak diketahui identitasnya itu, kini sudah dikembalikan kepada pihak ketiga yang mengelolahnya, usai insiden pemukulan yang dialami perawat.

Di dalam video pemukulan viral, satpam tersebut terkesan hanya menonton saja saat keluarga pasien memukul perawat.

Baca juga: Belum Selesai Kasus Penganiayaan Perawat RS Siloam, JT Kembali Dilaporkan Karena Hal Ini

Baca juga: Kondisi Terkini Perawat Korban Penganiayaan, Sempat Ingin Berhenti Kerja dan Susah Tersenyum

 

Ia tidak terlihat berusaha keras untuk melerai keributan saat kejadian tersebut.

Bahkan satpman tersebut terlihat hanya memegangi gagang pintu.

Direktur Utama RS Siloam Sriwijaya, Bona Fernando, menyebutkan, petugas keamanan tersebut telah diserahkan kepada pihak ketiga.

"Security tersebut menggunakan dari pihak ketiga, bukan murni dari RS Siloam. Pihak ketiga yang memang kami kontrak," ujarnya, Selasa (20/4/2021).

Bona mengatakan, pihaknya telah berdiskusi dengan vendor tersebut dan menghasilkan beberapa tindakan (action plan) yakni termasuk pembinaan, rotasi, relokasi petugas keamanan tersebut.

"Semua diserahkan kepada pihak ketiga. Menanggapi kasus kemarin sedang dilakukan oleh pihak vendor. Sudah dilakukan evaluasi dari pihak vendor," katanya.

Menurut Bona kebijakan terkait pemutusan kontrak kerja atau pun lainnya yang menyangkut dengan petugas keamanan tersebut merupakan wewenang dari vendor penyedia jasa tenaga keamanan.

"Dari vendor juga ada juga training dan refreshing," jelas Bona.

Dia menambahkan, saat ini pihak RS sakit masih melakukan perawatan kepada CRS. Perawatan fisik pun masih akan berlanjut hingga satu pekan ke depan.

"Psikis kita tunggu kapan pun kesiapan dia kalau sudah siap baru akan kita pulangkan," kata Bona.

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Terkesan Hanya 'Nonton' Saat Perawat Dipukul, Satpam RS Siloam Palembang Kini Dipecat, 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved