Breaking News:

Palu Hari Ini

Penampakan 3 Senjata yang Digunakan Pelaku Dugaan Pembunuhan di Jl Sapta Marga Palu

Polisi mengamankan tiga barang bukti dalam kasus penganiayaan berujung pembunuhan di Panti Asuhan Nurotul Munawarrah.

Handover
Polisi memperlihatkan barang bukti dugaan pembunuhan di Panti Asuhan Nurotul Munawarrah Jl Sapta Marga, Kota Palu, Rabu (21/4/2021). 

Laporan Wartwan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Polisi mengamankan tiga barang bukti dalam kasus penganiayaan berujung pembunuhan di Panti Asuhan Nurotul Munawarrah Jl Sapta Marga, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Rabu (21/4/2021) siang.

Dimana dalam peristiwa tersebut satu korban AR meregang nyawa, dan korban berinisial SR luka berat.

Kepolisan Resor (Polres) Palu mengamankan tiga pelaku (AD), (MR) dan (RD).

Dari pelaku juga diamankan tiga barang bukti, digunakan dalam penganiayaan dan pembunuhan.

Di antaranya parang tanpa gagang, badik, dan besi panjang warna silver.

Baca juga: Jadwal & Panduan Belajar dari Rumah Kamis 22 April 2021, Kelas 5 SD Belajar Kerja Sama Negara ASEAN

Baca juga: Idulfitri 2021, Hadiyanto Rasyid: ASN Pemkot Palu Dilarang Mudik

Baca juga: 94 Taksi Konvensional Masih Beroperasi di Kota Palu, Bersaing dengan Taksi Online

Pantauan tribunpalu.com, dari ketiga barang bukti tersebut, parang dan besi panjang masih terdapat bekas darah.

Meninggalnya korban diduga akibat serangan pelaku menggunakan parang.

Wakapolres Palu Kompol Margianta saat konfersi pers mengatakan, korban mengalami putus tangan saat menghalau serangan pelaku.

"Kemungkinan tangan korban putus tepat di pergelangan itu, akibat menangkis serangan parang dari salah satu pelaku," ujar Wakapolres Kompol Margianta, Rabu (21/4/2021) di Mako Polres Palu.

Ia juga menerangkan, dari kejadian itu polisi langsung melakukan pengamanan saat proses pemakaman korban, untuk menghindari kejadian tidak diinginkan.

"Saya harap masyarakat tidak mengait ngaitkan kejadian itu dengan isu lain," ujarnya.

"Percayakan semuanya kepada Polri, karena ini tidak ada kaitanya dengan agama, suku, ras, ataupun kelompok tertentu, ini merupakan kejadian personal antara pelaku dan korban," tutupnya menerangkan.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Palu untuk dilakukan proses lebih lanjut. (*)

Penulis: Ketut Suta
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved