Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Meski Sudah Vaksin, Pelaku Perjalanan Wajib Rapid Antigen

Masyarakat harus memperlihatkan keterangan selesai vaksin, juga surat Rapid Antigen.

TRIBUNPALU.COM/MOH SALAM
Kepala Bidang Angkutan Jalan, Keselamatan dan Perkeretaapian Dishub Provinsi Sulteng, Sumarno 

"Bisa ditunjukkan keduanya, cuma paling wajib yah Rapid Antigen dan tentunya masih berlaku," ucap Sumarno.

Sebelumnya Pemerintah resmi melarang Mudik Lebaran 2021.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Bukan hanya untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) saja, larangan ini berlaku untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Keputusan ini diambil setelah Rapat Tingkat Menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, dan sejumlah menteri dan lembaga terkait.

"Tahun 2021, mudik ditiadakan berlaku untuk ASN, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat," kata Muhadjir Effendy, dalam jumpa pers virtual kala itu.

Meski Mudik Lebaran nanti ditiadakan, namun cuti bersama tetap ada.

Tetapi Muhadjir mengingatkan cuti bersama tersebut tidak boleh dimanfaatkan untuk aktivitas mudik.(*)

Penulis: Moh Salam
Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved