Breaking News:

Palu Hari Ini

3 Warganya Sedang Isolasi Mandiri Akibat Terpapar Covid-19, Lurah Lolu Selatan: Jangan Nekat Mudik

Satgas Covid-19 Kelurahan Lolu Selatan, Kota Palu, gencar melakukan imbauan dari rumah ke rumah tentang protokol kesehatan covid-19.

Handover
Satgas Covid-19 Kelurahan Lolu Selatan Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah saat menyampaikan imbauan dari rumah ke rumah tentang protokol kesehatan Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Satgas Covid-19 Kelurahan Lolu Selatan Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah gencar menyampaikan imbauan dari rumah ke rumah tentang protokol kesehatan Covid-19.

Selain itu Satgas Covid-19 Kelurahan Lolu Selatan menyampaikan edaran pemerintah tentang larangan mudik untuk mencegah penyebaran virus corona.

Kepala Kelurahan Lolu Selatan, Sahdin mengatakan, giat imbauan tersebut dilakukan mengingat terdapat tiga warganya yang saat ini sedang isolasi mandiri.

Hal tersebut juga bersamaan dengan beredarnya surat dari pemerintah untuk larangan melakukan mudik.

Baca juga: Turun Rp 2 Ribu dari Tahun Sebelumnya, Ini Besaran Zakat Fitrah 1442 H di Kabupaten Sigi

Baca juga: Lagi, HRS Bentak JPU hingga Sebut Tak Beradab, Ahli Hukum Tata Negara: Wajar Jika Emosi

Khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Palu sangat tidak diizinkan untuk berpergian ke luar kota selain tugas negara atau perjalanan kedinasan.

"Untuk sanksi dari kelurahan tidak ada untuk warga, kami hanya sebatas mengimbau edaran pemerintah, mungkin ASN yang akan ada sanksi  bila nekat mudik dari pimpinan," ucap Sahdin kepada TribunPalu.com, Sabtu (24/4/2021) pagi.

"Berdasarkan laporan koordinator Puskesmas Birobuli Kelurahan Lolu Selatan tiga isolasi mandiri," sambung Sahdin

Masih terdapatnya warga yang terpapar Covid-19, Sahdin menyebut hal tersebut dikarenakan kesadaran masyarakat masih kurang.

Sehingga Satgas Kelurahan Lolu Selatan gencar melakukan imbauan kepada masyarakat setiap harinya.

"Kesadaran masih minim sehingga tetap selalu diingatkan," tuturnya.

Perihal masyarakat yang mempunyai kepentingan khusus atau mendesak sehingga harus mudik sebelum, sesudah, maupun saat masa larangan diberlakukan, Sahdin mengatakan masih belum mengetahui mengenai hal tersebut.

"Untuk kategori kami sendiri di kelurahan belum tahu. Kami hanya mendapatkan edaran dari pemerintah untuk larangan mudik sehingga kami sosialisasi ke masyarakat," terang Sahdin.

Sahdin menyebutkan, selama melakukan imbauan dan sosialisasi dari rumah ke rumah masyarakat dapat menerima dengan baik.

"Tanggapan mereka alhamdulillah baik, sehingga setiap kami berkunjung untuk  mengumpulkan beberapa orang dari masing-masing rumah di sekitar situ, mereka juga tidak keberatan kami kumpulkan satu tempat untuk diimbau," sebut Sahdin.(*)

Penulis: Alan Sahrir
Editor: Muh Ruliansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved