Minggu, 19 April 2026

Gempa di Sulteng

Donggala dan Tolitoli Diguncang Gempa 4 Magnitudo, Hanya Berselang 3 Menit

Wilayah Kabupaten Donggala dan Tolitoli diguncang gempa berkekuatan 4 Magnitudo, Minggu (25/4/2021) siang.

Editor: Haqir Muhakir
Handover
Donggala dan Tolitoli diguncang gempa 4 Magnitudo 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Wilayah Kabupaten Donggala dan Tolitoli diguncang gempa berkekuatan 4 Magnitudo, Minggu (25/4/2021) siang.

BMKG Stasiun Geofisika Palu mencatat, Kabupaten Donggala diguncang gempa 4,2 Magnitudo pukul 14.14 WITA.

Lokasinya di Teluk Dampak berada di titik koordinat 0.90 LU - 120.06 BT.

Sekitar 19 kilometer arah baratlaut Ogoamas Donggala dengan kedalaman 10 kilometer.

Kabupaten Donggala diguncang gempa 4,2 Magnitudo pukul 14.14 WITA.
Kabupaten Donggala diguncang gempa 4,2 Magnitudo pukul 14.14 WITA. (Handover)

Hanya berselang 3 menit, Kabupaten Tolitoli diguncang gempa 4,4 Magnitudo pukul 14.17 WITA.

Lokasinya di LU,120.01 BT atau 83 kilometer arah baratlaut Tolitoli Sulteng dengan kedalaman 10 kilometer.

Kabupaten Tolitoli diguncang gempa 4,4 Magnitudo pukul 14.17 WITA.
Kabupaten Tolitoli diguncang gempa 4,4 Magnitudo pukul 14.17 WITA. (Handover)

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Senin, 26 April 2021:17 Wilayah Ini Waspada Hujan Lebat Disertai Angin

Baca juga: Besok, AHY Dijadwalkan Sapa Kader Demokrat di Palu

Baca juga: KSAL Ungkap Penyebab Keretakan pada KRI Nanggala-402: Penahan Pelurus Torpedo Sampai Bisa Keluar

Dalam kejadian gempa ada Skala MMI.

Apa yang dimaksud Skala MMI itu?

Skala MMI (Modified mercalli Intensity) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa.

Skala MMI dibagi menjadi 12 berdasarkan informasi korban selamat dan kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi tersebut.

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh banyak orang dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerbah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang kelaur rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

Pada bangunan yang kontruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada banguna dengan konstruksi yang kuat.

Retak-retak pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama seklai, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, gelombang pada permukaan tanah. Pemandangan gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

Berikut tindakan yang perlu dilakukan saat gempa terjadi

1. Tetap tenang

Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!

Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah tempat yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu.

Berlindung di bawah meja adalah tempat terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.

Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk.

Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.

Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.

Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.

4. Di kerumunan

Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.

Untuk mengindari hal tersebut. kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.

Hindari daerah dekat lereng karena ada kemungkinan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Di laut

Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.

Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.

Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved