Breaking News:

Virus Corona

Setiap 5 Menit 1 Orang Mati karena Corona di New Delhi, Masyarakat Takut dengan Warga India

Masyarakat Indonesia panik bukan main tahu warga India datang ke Indonesia. Sebab, India sedang mengalami puncak corona untuk kesekian kalinya.

Editor: Putri Safitri
India.com via Twitter/Revathi
Pria bernama Mekala Kurmayya asal Telangana, India menggunakan sarang burung sebagai masker. 

Sirene ambulans terdengar sepanjang hari di jalan-jalan sepi ibu kota, salah satu kota terparah di India, di mana penguncian (lockdown) diberlakukan untuk mencoba dan membendung penularan virus.

Kremasi massal terhadap jenazah korban COVID-19 telah dilakukan karena ruang krematorium telah habis.

Di Rumah Sakit Guru Teg Bahadur di timur laut kota, pasien kritis yang terengah-engah tiba dengan ambulans atau becak motor.

Beberapa pasien menunggu berjam-jam di troli di luar.

Baca juga: Alasan Awak Kapal Tidak Berenang Saat KRI Nanggala-402 Tenggelam: Seperti Diinjak 100 Ekor Gajah

Baca juga: Berharap Suaminya Ditemukan, Istri Awak KRI Nanggala-402 Tulis Curhatan Pilu: Dede Nendang Terus

Baca juga: KSAL Belum Bisa Prediksi Kondisi Awak Kapal Nanggala-402, Ungkap Dua Kemungkinan Ini

Shayam Narayan meninggal sebelum dirawat, kematian yang tidak mungkin dihitung dalam meningkatnya jumlah korban di kota itu.

"Sistemnya rusak," kata adik laki-lakinya Raj.

Tushar Maurya, yang ibunya dirawat di dalam, mendesak siapa pun yang tidak dalam kondisi serius untuk menjauh.

"Staf melakukan yang terbaik tetapi tidak ada cukup oksigen," katanya.

Saluran televisi India Today menunjukkan kerabat yang marah di luar rumah sakit di Ahmedabad, kota terbesar di negara bagian asal Perdana Menteri Narendra Modi di Gujarat.

"Orang-orang sekarat di depan rumah sakit sementara mereka menunggu tempat tidur tersedia," kata seorang pria.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved