India Alami Lonjakan Tinggi Kasus Covid-19, Menkes RI Ungkap Penyebabnya: Sudah Capai 349.000 Kasus

Lonjakan kasus di India disebabkan oleh dua hal, yakni mutasi virus baru dan kendornya aturan protokol kesehatan.

Prakash SINGH / AFP
FOTO ILUSTRASI: Lonjakan kasus Covid-19 di India meningkat ratusan kali lipat, dari 5 ribu menjadi 349 kasus per hari. 

TRIBUNPALU.COM - Lonjakan kasus Covid-19 di India menjadi pembelajaran bagi Indonesia.

Dalam konferensi pers yang di gelar pada Senin (26/4/2021), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan penyebab kenaikan drastis kasus Covid-19 di India.

Menurutnya, lonjakan kasus di negara Anak Benua tersebut disebabkan oleh dua hal, yakni mutasi virus baru dan kendornya aturan protokol kesehatan.

"Pertama ada kasus mutasi baru dan kedua karena lengahnya protokol kesehatan di India," ungkapnya dalam konferensi pers yang digelar oleh Sekretarian Presiden.

Ia mengatakan, India pernah mengalami penurunan drastis untuk kasus positif Covid-19 hingga mencapai 5.000 kasus per hari.

Baca juga: 32 WN India Kembali Mendarat di Bandara Soetta saat Tsunami Covid-19, RI Langsung Bertindak Tegas

Baca juga: Update Covid-19 di Sulteng Per Minggu 25 April 2021: Tambah 9 Kasus Konfirmasi Positif Corona

Doni Monardo, Satgas Penanganan Covid-19 Beri Penjelasan Larangan Mudik Lebaran 2021
Doni Monardo, Satgas Penanganan Covid-19 Beri Penjelasan Larangan Mudik Lebaran 2021 (covid19.go.id)

"India pernah mencatat sejarah penurunan drastis mencapai 5000 kasus setiap harinya," sambung Budi.

Namun, telah terjadi lonjakan kasus yang sangat tinggi di negara asal Shah Rukh Khan tersebut.

Bahkan peningkatannya mencapai ratusan kali lipat dibandingkan dengan kasus baru terendahnya.

"Sekarang kasus Covid-19 di India sudah mencapai 349.000 kasus. Teman-teman bisa bayangkan, itu adalah lonjakan yang sangat tinggi," katanya kepada wartawan.

Kasus-kasus baru di India yang juga disebabkan oleh mutasi virus baru itu, kini sudah ada di Indonesia.

Budi membeberkan terdapat sepuluh kasus Covid-19 di Indonesia yang disebabkan oleh mutasi virus B117.

Baca juga: Update Covid-19 di Indonesia, Minggu 25 April 2021: Tambah 4.402 Orang, Total Kasus 1.641.194 Orang

Baca juga: Trik Tukang Ojek Pangkalan Terminal Induk Mamboro Dapatkan Penumpang di Masa Pandemi Covid-19

Enam dari sepuluh kasus terkonfirmasi berasal dari luar negeri, sedangkan empat sisanya merupakan hasil mutasi lokal.

"Ada 10 kasus mutasi B117 di Indonesia, 6 dari luar negeri dan 4 lokal," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Budi mengatakan Presdien Joko Widodo memberikan apresiasi tertinggi bagi daerah-daerah di Indonesia yang sudah mempertahankan protokol kesehatan dengan baik.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved