Banggai Laut Hari Ini

Banggai Laut Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenkes RI, Ini Prestasinya

Banggai Laut adalah satu-satunya kabupaten di Sulawesi Tengah yang menerima sertifikat itu.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/NAWI
Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa menerima Sertifikat Eliminasi Malaria yang diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI LAUT - Pemerintah Kabupaten Banggai Laut (Balut), Sulawesi Tengah, menerima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Sertfikat itu diberikan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dan diterima langsung Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa melalui momentum peringatan Hari Malaria Sedunia, Selasa (27/4/2021).

Banggai Laut adalah satu-satunya kabupaten di Sulawesi Tengah yang menerima sertifikat itu.

Selain itu, ada juga dari Kabupaten Tidore Kepulauan, Lubuk Linggau, Pulau Pisang, Minahasa Utara, Sinjai, Manggarai, Manggarai Timur, Bolaang Mongondow,  Kolaka Timur, Kupang, dan Singkawang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Balut dr Cristian Macpal menjelaskan, ada tiga indikator hingga Banggai bisa menerima sertifikat ini.

Baca juga: Nama Mahasiswa FMIPA Hilang dari Siakad Untad, Wakil Dekan III: Itu Kesalahan Sistem

Baca juga: Kisah Wakil Duta Besar AS Heather Variava saat Ramadhan di Indonesia: Opor Ayam Jadi Menu Favorit

Pertama, kasus malaria kurang dari satu per seribu penduduk.

Kedua, positif rate malaria kurang dari 5 persen.

Dan ketiga, tidak adanya kasus penuluran malaria di lingkungan setempat.

Penilaian itu tidak hanya sekadar menyodorkan data, tetapi tim peneliti dari Kemenkes langsung turun survei ke Banggai Laut sejak sebulan lalu.

“Hasil penelitian akhirnya Banggai Laut mendapatkan Sertifikat Eliminasi Malaria,” kata Cristian kepada TribunPalu.com.

Bupati Soyan Kaepa memastikan pemerintahannya akan meningkatkan prestasi itu.

Ke depan bukan hanya kasus malaria saja, tetapi akan difokuskan lagi untuk penanganan kasus TBC dan DBD agar bisa menerima sertifikat eliminasi seperti ini.

“Mudah-mudahan ke depannya ada seretifikat eliminasi untuk kasus TBC dan DBD,” harapnya.

Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan Kemenkes RI akan memberikan bantuan berupa puluhan ribu masker, tenda, dan bahkan perahu karet.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved