Breaking News:

Sigi Hari Ini

Bina 25 Anak Disabilitas Intelektual, Balai Rehabilitasi Sosial Palu Bekali Kerajinan Tangan

Menurut wanita dengan sapaan Astri itu, terapi kelas kewirausahaan dalam rangka pengembangan usaha sendiri ke depannya.

TRIBUNPALU.COM/ELA
Anak disabilitas diberikan pelatihan dan kelas khusus dari Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas BRSPDI Nipotowe Palu di Kantor Balai Rehabilitas Sosial Jl Guru Tua, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), Selasa (27/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Anak disabilitas diberikan pelatihan dan kelas khusus dari Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BRSPDI) Nipotowe Palu

Mereka dilatih di kantor Balai Rehabilitas Sosial Jl Guru Tua, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Humas Disabilitas Sulteng Astriyana mengatakan, anak-anak diterapi psikososial, fisik dan konseling.

"Mereka ini dibagi jamnya pada bulan puasa, pertama dari jam 8 sampai dengan jam 10 itu mereka mengikuti kelas terapi, nah pada jam 10 hingga jam 12 mereka melakukan daur ulang kertas," jelas Astriyana saat ditemui TribunPalu.com, Selasa (27/4/2021)

Menurut wanita dengan sapaan Astri itu, terapi kelas kewirausahaan dalam rangka pengembangan usaha sendiri ke depannya.

Baca juga: Pemerintah Lakukan Pembatasan Mobilitas Nasional dan Internasional Guna Mencegah Penularan Covid-19

Baca juga: Polda Sulteng Imbau Warga Lebaran Virtual di Perantauan

"Ini anak-anak yang disabilitas intelektual punya kecerdasan di bawah rata-rata seperti down syndrome maupun yang lambat belajar tapi mereka bisa kalau dilatih," ungkapnya

Anak-anak disabilitas intelektual beranggotakan 25 orang.

"Untuk semester 1 itu 25 orang yang di dalam balai. kami targetnya 2.100 orang nah itu ada yang di dalam balai dan ada yang di luar balai," pungkas Astri

Astri menambahkan, anak-anak tersebut dilatih membuat kerajinan tangan seperti kotak kado.

Harganya pun beragam mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 50 ribu.

Bahkan kerajinan tangan mereka bisa dipesan melalui humas disabilitas dan bisa langsung menghubungi nomor 081263233726.

Astriyana berharap, pelatihan itu menjadikan anak disabilitas intelektual mandiri.

"Keuntungan dari penjualan kerajinan tangan itu juga untuk anak disabilitas kami membantu mereka dalam pelatihan, sehingga nantinya mereka bisa mandiri tapi mereka juga nanti tetap didampingi," tuturnya.(*)

Penulis: Nur Saleha
Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved