Breaking News:

Universitas Tadulako

Nama Mahasiswa FMIPA Hilang dari Siakad Untad, Wakil Dekan III: Itu Kesalahan Sistem

Berawal dari melanggar tata tertib kampus, mahasiswa FMIPA Universitas Tadulako (Untad) Kamal Septiansyah diblacklist dari sistem siakad. 

Handover
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA Untad Pasjan Satrimafitrah 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Berawal dari melanggar tata tertib kampus, mahasiswa FMIPA Universitas Tadulako (Untad) Kamal Septiansyah diblacklist dari sistem siakad

Hilangnya nama Kamal dari siakad fakultas sontak memicu dugaan di kalangan mahasiswa bahwa kampus telah menyalahgunakan kewenangan. 

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA Untad Pasjan Satrimafitrah membantah isu miring soal kasus Kamal tersebut. 

Pasjan memastikan bahwa Ketua Himpunan Mahasiswa Fisika FMIPA Untad itu tetap terdaftar sebagai mahasiswa.

"Isu penyalahgunaan kewenangan itu tidak benar. Kasus hilangnya nama mahasiswa di siakad ini sudah sering terjadi karena setiap semester baru ada migrasi data. Nama Kamal Septiansyah sendiri masih tersimpan di PD Dikti," jelas Pasjan, Selasa (27/4/2021). 

Baca juga: Kisah Wakil Duta Besar AS Heather Variava saat Ramadhan di Indonesia: Opor Ayam Jadi Menu Favorit

Baca juga: Cara Agar Akun Facebook Kamu Tidak Ditandai Orang Iseng, Berikut Langkahnya

Pasjan pun menegaskan, hilangnya nama Kamal di sistem tidak ada kaitannya dengan kasus pelanggaran tata tertib yang ia lakukan. 

"Ini murni kesalahan sistem dan sedang dalam perbaikan. Terkait pelanggaran Kamal sudah diproses Komisi Disiplin Untad. Jadi kedua hal itu tidak ada kaitannya," tegasnya. 

Pemulihan data mahasiswa, kata Pasjan, guna mengoptimalkan siakad FMIPA dan membutuhkan waktu selama berminggu-minggu.

"Kami mengimbau mahasiswa bersangkutan untuk bersabar. Proses ini butuh waktu satu atau dua minggu ke depan sampai transmigrasi data selesai dipindahkan," ucapnya. (*) 

Penulis: fandy ahmat
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved