Breaking News:

SBY Cerita Pengalaman 1 Jam di Kapal Selam, Ungkap Adanya Tekanan Psikologis dan Kesunyian

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ceritakan pengalaman satu jam berada di kapal selam.

Editor: Muh Ruliansyah
apnews.com
Kapal KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak di selat Bali pada Rabu, 21 April 2021. Hingga saat ini masih dilakukan pencarian oleh pihak terkait, diduga kapal berada di dalam palung. 

TRIBUNPALU.COM - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ceritakan pengalaman satu jam berada di kapal selam.

Tenggelamnya KRI Nanggala-402 menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk SBY yang juga pernah berkarir di militer.

Tak hanya mengucapkan belangsungkawa, SBY juga membagikan pengalamannya menaiki kapal selam saat dirinya masih berstatus TNI aktif.

Pengalaman itu dituliskan SBY di akun Twitternya @SBYudhoyono saat memberikan ucapan duka cita atas gugurnya 53 awak KRI Nanggala 402.

Baca juga: Media Korsel Ungkap Fakta KRI Nanggala, Jalani Latihan Paksa hingga Air Masuk Lewat Pipa Torpedo

Ada tiga tweet yang dituliskan SBY mengenai ucapan duka citanya atas musibah yang dialami KRI Nanggala 402.

Dikutiip dari Tribunnews, pada tweet pertamanya, SBY yang merupakan purnawirawan TNI memahami betul risiko yang harus dihadapi di dunia militer.

"1. Sbg sesama prajurit, saya amat tahu bahwa siapapun yg mengabdi di dunia militer mesti siap sumbangkan jiwa & raganya kpd negara tercinta.

Sungguhpun demikian, gugurnya 53 prajurit Hiu Kencana di medan latihan adalah duka yg mendalam & "great loss" bagi TNI & kita semua. *SBY*," tulisnya dikutip TribunJakarta.com, Senin (26/4/2021).

SBY melanjutkan, prajurit yang bertugas di kapal selam memiliki risiko, tekanan psikilogis, dan kesunyian yang tinggi.

Hal itu dirasakan dari pengalamannya yang pernah berkesempatan menaiki kapal selam sewaktu dirinya masih berdinas di TNI.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved