Breaking News:

Banggai Hari Ini

Tsunami Covid-19 di India, Belasan TKA asal India di Banggai Perlu Diwaspadai

Tsunami Covid-19 di India perlu diwaspadai pemerintah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Handover
Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Banggai, Arie Vebrian Genhank 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Tsunami Covid-19 di India perlu diwaspadai pemerintah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Sebab, terdapat belasan Warga Negara Asing (WKA) asal India yang bekerja di sejumlah perusahaan di daerah ini.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Banggai, Arie Vebrian Genhank mengungkapkan, tercatat ada 12 WNA India yang mengantongi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS).

Mereka tersebar di tiga perusahaan yang berada di wilayah Kabupaten Banggai dan Tojo Unauna, yaitu PT Panca Amara Utama (PAU), PT Baasithu Boga Services, dan PT Saraswati Coconut Products.

"Untuk PT Saraswati Coconut Products berada di kabupaten Tojo Una-una sebanyak 4 orang, PT PAU 5 orang, dan PT Baasithu Boga Service 3 orang yang bekerja sebagai juru masak di PT DSLNG," ungkap Genhank kepada TribunPalu.com, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Jokowi Lantik 4 Pejabat, Nadiem Makarim Dapat Jabatan Baru Tapi Dicopot Dari Kabinet Indonesia Maju

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia, Kamis 29 April 2021: Jambi Berkabut, Banjarmasin Hujan Petir

Baca juga: Polri Kaji Ulang Izin Liga 1 2021 karena Ulah Bobotoh dan The Jak Mania Pascagelaran Piala Menpora

Meski terdapat 12 WNA India, namun kata Genhank, mereka sudah berada di Sulawesi Tengah sebelum membludaknya kasus Covid-19 di India.

"Dan tidak ada WNA India baru yang masuk," kata dia seraya menyatakan, pemerintah saat ini secara resmi telah melarang masuknya WNA India ke Indonesia.

Terpisah, Koordinator Satgas Covid-19 Banggai, Alfian Djibran juga tengah mewanti-wanti sejumlah perusahaan yang mempekerjakan WNA dari India dan Srilanka.

"Hati-hati, India lagi membludak kasus Covid-19. Srilanka itu dekat dengan India," kata Asisten 2 Setda Banggai ini saat rapat dengar pendapat di DPRD Banggai, Rabu pagi.

Halaman
12
Penulis: Asnawi Zikri
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved