Breaking News:

Nama Menhan Prabowo Subianto Muncul dalam Sidang Suap Benih Lobster, Dahnil Anzar Buka Suara

Nama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto muncul dalam sidang lanjutan perkara suap izin ekspor benih bening lobster.

Instagram/prabowo
Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. 

TRIBUNPALU.COM - Sidang lanjutan perkara suap izin ekspor benih bening lobster (BBL) atau benur, dengan terdakwa mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, pada Rabu (28/4/2021).

Dalam sidang tersebut muncul nama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Nama Prabowo disebut oleh saksi bernama Ardi Wijaya. Ardi Wijaya merupakan manager di PT Dua Putera Perkasa Pratama (DPPP).

 

Awalnya, jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertanya kepada Ardi Wijaya terkait siapa pengendali PT Aero Citra Kargo (ACK). PT ACK merupkan satu-satunya perusahaan jasa angkut benur.

Bahkan dalam dakwaan disebutkan jika PT ACK mendapat keuntungan Rp 38,5 miliar dalam 5 bulan.

"Apakah saudara mengetahui PT ACK, atau pernah dengar ini pengendalinya siapa?" tanya jaksa KPK kepada Andri Wijaya.

Baca juga: Masa Penahanan Edhy Prabowo dan 4 Tersangka Suap Ekspor Benih Lobster Diperpanjang

Baca juga: 3 OTT KPK dalam 9 Hari: Kasus Ekspor Benih Lobster Edhy Prabowo hingga Kasus Suap Wenny Bukamo

Ardi Wijaya mengaku tak tahu.

Kemudian jaksa bertanya lagi apakah Ardi pernah mendengar dari pemilik PT DPPP Suharjito soal siapa pihak yang mengendalikan PT ACK.

Ardi mengaku pernah namun tak secara spesifik.

"Memang tidak secara spesifik pengendali PT ACK, memang ada diskusi dengan Suharjito. Dan diskusi itu diskusi di bulan Oktober," jelas Ardi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved