Breaking News:

KKB Papua

Pemerintah RI Habis Kesabaran, KKB Papua Akhirnya Ditetapkan Sebagai Teroris, TNI-Polri Siap Gempur

Pemerintah Republik Indonesia (RI) sudah habis kesabaran dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang semakin berulah.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Republik Indonesia (RI) sudah habis kesabaran dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang semakin berulah.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Muhammad Mahfud MD telah resmi menyatakan Kelompok Kriminal Bersenjata Papua sebagai teroris.

Dengan penetapan tersebut, TNI-Polri bakal dikerahkan secara maksimal untuk menggepur KKB Papua.

Mahfud MD menyampaikannya dalam konferensi pers yang dikutip dari Live Breaking News Kompas TV, Kamis (29/4/2021).

"Pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan masif dikategorikan sebagai teroris."

"Jadi yang dinyatakan oleh Ketua MPR, BIN, TNI, Polri, dan tokoh-tokoh Papua yang datang kesini menyatakan mereka yang melakukan pembunuhan dan kekerasan secara brutal itu secara masif," kata Mahfud dalam konferensi pers.

Baca juga: Nasib Petinggi KKB Lekagak Telenggen usai 9 Anak Buah Tewas: Terus Diburu, Tersisa 28 Senjata

Baca juga: Hadianto Rapat Bersama Mentri Sofyan Djalil, Bahas Lahan Huntap Tondo dan Talise

Baca juga: Nasib Munarman Usai Ditetapkan jad Tersangka, Kini Satu Rutan dengan Ali Imron

Menurut Mahfud, penetapan KKB Papua sebagai tindakan terorisme sudah sesuai dengan ketentuan UU Nomor 5 Tahun 2018.

"Ini sesuai dengan ketentuan UU Nomor 5 tahun 2018. Dimana yang dikatakan teroris itu siapapun orang yang merencanakan, menggerakkan dan mengorganisasikan terorisme," imbuhnya.

Lebih lanjut Mahfud menjelaskan, bahwa terorisme adalah setiap perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas.

Perbuatan kekerasan tersebut juga bisa menimbulkan korban secara masal dan menimbulkan kerusakan atau kehancuran terhadap objek vital yang strategis, terhadap lingkungan hidup, fasilitas publik ,serta fasilitas internasional.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved