Breaking News:

Palu Hari Ini

Sekolah Tatap Muka Segera Dimulai, Begini Tanggapan Anggota DPRD Palu

Mutmainah Korona mengatakan sebaiknya Dinas Pendidikan Kota mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut.

Penulis: Nur Saleha | Editor: Putri Safitri
TRIBUNPALU.COM
Salah satu Sekolah Dasar di Palu, Sulawesi Tengah saat lakukan simulasi belajar tatap muka 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - sekolah tatap muka akan digelar pada 3 Mei 2021 mendatang.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor 005/1687/DIKBUD tentang KBM tatap muka di Kota Palu.

Menurut Ketua Komisi A, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Mutmainah Korona mengatakan sebaiknya Dinas Pendidikan Kota mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut.

Sebab meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Palu, terutama di Kelurahan Birobuli Selatan.

"Kasus COVID-19 yang baru baru ini terus meningkat seperti laporan dari kelurahan Birobuli Selatan berdasarkan hasil surveilence puskesmas Bulili dimana angka COVID-19 meningkat drastis sebanyak 145 warga terpapar," jelasnya pada TribunPalu.com, Kamis (29/4/2021)

Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Mutmainah Korona.
Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Mutmainah Korona. (handover/faceboo)

Baca juga: sekolah tatap muka 3 mei 2021, Berikut Aturan Jam Belajar dari Dinas Pendidikan Palu

Baca juga: Teruskan Aduan Warga, Ombudsman Minta Pemkot Palu Perhatikan Penghuni Huntap Petobo

Baca juga: Ramadan ke 17, Babinkamtibmas dan Babinsa Berbagi Nasi Kotak di Pengawu Palu

Tentunya dilihat dari kasus tersebut, kemungkinan besar terjadi di setiap kelurahan di Palu.

Hanya saja hasil survelensi dari kelurahan lainnya belum terpublikasi.

Maka dari itu dinas terkait harus mempertimbangkan sekolah tatap muka.

Baca juga: Protokol Kesehatan di Lingkungan Sekolah Selama Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: sekolah tatap muka Terapkan Ganjil Genap di SMP Palu, Begini Pembagian Waktunya

Dengan demikian, kata Mutmanah untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 khususnya kepada anak yang akan ikuti sekolah tatap muka nantinya.

"Ini bisa membuat para orang tua merasa khawatir atas rasa tidak aman bagi anak-anaknya, dan itu mereka adalah kelompok yang paling rentan," ungkapnya

"Apalagi sejak situasi pendemi berlangsung, para anak tidak bertemu dengan teman dan guru di sekolah, proses berkumpul pasti tak bisa di tampik, dengan situasi seperti ini memberi potensi penyebaran kluster baru di sekolah," tambahnya

Mutmainah juga berharap pemerintah kota bisa menunda proses belajar tatap muka di sekolah.

Dan pemerintah kota bisa meninjau kebijakan tersebut hingga melihat situasi penyebaran Covid-19 menurun sembari memberikan vaksinasi kepada masyarakat.

"Saya juga saya sangat mendukung upaya pemerintah kota agar 60% s/d 70% warga kota Palu bisa mendapatkan injeksi vaksin sebagai salah satu cara yang paling strategis untuk bisa mencegah penyebaran wabah pandemi ini," pungkas Mutmainah (*)

Sumber: Tribun Palu
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved