Breaking News:

Sulteng Hari Ini

13 Bulan Kasus Qidam Belum Terungkap, Komnas HAM: Rekomendasi Sudah di Polri Sejak September 2020

Hampir 13 bulan berlalu kasus tertembaknya seorang remaja Kecamatan Poso oleh salah satu oknum Satgas Tinombala hingga kini belum terungkap.

Penulis: Moh Salam | Editor: Muh Ruliansyah
TRIBUNPALU.COM/SALAM
MENCARI KEADILAN - Orangtua Qidam mendatangi Kantor Komnas HAM Sulteng untuk melihat perkembangan kasus penembakan anaknya oleh Satgas Tinombala. 

"Hasil penyelidikan dan rekomendasi dari Komnas HAM terkait kasus Qidam sudah kami serahkan ke Mabes Polri melalui Wakapolri, Kadiv Propam Mabes Polri serta Dankor Brimob," katanya.

Baca juga: Cerita Dekan FISIP Untad Menjemput Napi Teroris yang Bebas dari Penjara

Menurutnya, Pihak Polri telah menyampaikan keseriusan dan komitmen untuk menuntaskan proses hukum anggotanya yang terlibat kasus penembakan Qidam.

"Sekarang kasus Qidam diambil alih Mabes Polri karena rekomendasi dari Komnas HAM sudah di Mabes Polri," jelasnya.

Lebih lanjut Dedi mengatakan, belum tahu sampai di mana pelaksanaan rekomendasi dari Komnas HAM oleh Mabes Polri.

"Untuk sejauh mana rekomendasi itu dilaksanakan oleh Mabes Polri, itu belum saya cek," pungkas Dedi.

Sebelumnya Humas Tim Pengacara Muslim (TPM) Sulteng Iman Sudirman mengatakan, Polda Sulteng mengakui adanya keterlambatan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

Hal tersebut diketahui dari hasil audiensi antara keluarga korban dengan pihak Polda Sulteng Selasa (13/4/2021).

Adapun alasan dari Polda Sulteng terkait keterlambatan tersebut ialah masih menunggu rekomendasi dari Komnas HAM untuk kelengkapan berkas Kepolisian.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved