Breaking News:

Palu Hari Ini

Peringati May Day, Hadianto Rasyid: Buruh Pilar Ekonomi Fundamental

Kegiatan dalam rangka Hari Buruh tersebut bertajuk Mewujudkan Hubungan Industrial Harmonis dan Kondusif Menuju Palu Mantap Bergerak.

TRIBUNPALU.COM/ALAN
Dinas Koperasi Kota Palu, Dinas UMKM, dan BPJS Tenaga Kerja Kota Palu mengelar buka puasa bersama di Taipa Beach, Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (1/5/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Koperasi Kota Palu, Dinas UMKM, dan BPJS Tenaga Kerja Kota Palu mengelar buka puasa bersama di Taipa Beach, Kelurahan Taipa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (1/5/2021) sore.

Kegiatan dalam rangka Hari Buruh tersebut bertajuk Mewujudkan Hubungan Industrial Harmonis dan Kondusif Menuju Palu Mantap Bergerak.

Selain buka puasa bersama, kegiatan itu juga membagikan doorprize untuk para buruh.

"Buruh merupakan salah satu pilar utama penyangga negara ini karena buruh adalah pilar ekonomi yang fundamental sehingga diperlukan masukkan dari para buruh yang notabene menjadi harapan besar dari para buruh," ucap Wali Kota Palu Hadianto Rasyid.

Baca juga: Ngabuburit Lagi Hits, Citraland Baywalk Palu Dipadati Warga Jelang Buka Puasa

Baca juga: 2 Tahun Gagal Mudik, Fauzan: Tahun Ini Harus Pulang Apapun Resikonya

Pria kelahiran 197 tersebut juga menyebutkan, terdapat tiga hal utama yang sering disuarakan para buruh yakni upah minimum tenaga kerja, keselamatan kerja, kemudian pemenuhan hak buruh dari perusahaan pasca terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Sesungguhnya di antara kita baik pekerja maupun perusahaan, pastinya tidak ada yang berpikir saling menyakiti, namun bagaimana bisa memberikan yang terbaik,"  tutur Ketua Hanura Sulteng tersebut.

Dia menambahkan, perusahaan berharap pekerjaan yang baik dari buruh, begitu pula sebaliknya, buruh berharap upah lebih.

"Ada banyak faktor yang menyebabkan pasar tadinya bergairah namun tiba-tiba menurun. Setelah kita dihadapkan dengan musibah bencana alam 2018 silam, tahun ini adalah bencana non-alam Covid-19. Maka bagi dunia usaha, ini menjadi bom waktu yang luar biasa," jelas Hadianto.

Dia berharap adanya harmonisasi antara pemerintah, perusahaan, dan para buruh, sehingga masalah di tingkatan buruh, dapat diselesaikan dengan baik.(*)

Penulis: Alan Sahrir
Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved