Breaking News:

KKB Papua

'Seperti Kambing Dikupas Hidup-hidup' KKB Papua Merengek Hentikan Operasi Militer, HAM Jadi Alasan

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua merengek setelah ditetapkan sebagai teroris dengan menggunakan Hak Asasi Manusia (HAM) sebagia alasan.

Editor: Putri Safitri
Handover
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua 

TRIBUNPALU.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua merengek setelah ditetapkan sebagai teroris dengan menggunakan Hak Asasi Manusia (HAM) sebagia alasan.

Ulah kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua semakin membuat geram Pemerintah Indonesia.

Aksi teror dan pembunuhan terhadap warga sipil semakin menjadi-jadi.

Keadaan itu membuat Pemerintah Indonesia mengambil tindakan tegas untuk menumpas KKB.

Namun, dalam situasi terjepit, pihak KKB Papua merengek-rengek jangan diserang dengan alasan Hak Asasi Manusia (HAM).

Berbicara tentang menebar ketakutan di masyarakat dan mengancam TNI-Polri, KKB memang jagonya.

Baca juga: Apa Perlakuan KKB Papua Pada Jasad Anggotanya? Ini Kondisi Tandi Kogoya Setelah Ditembak Mati TNI

Baca juga: KKB Papua Jadi Teroris, Diburu Densus Seperti Ali Kalora Cs, Komnas HAM Kecewa

Baca juga: 400 Pasukan Setan untuk Musnahkan KKB Papua, Lekagak si Pembunuh Kabinda Akan Dibuat Ketakutan

Tapi, ketika pemerintah ingin melakukan sebuah operasi besar untuk menumpas keberadaan mereka, reaksi mereka selalu bertolak belakang.

Acap kali mereka mengemis memohon-mohon agar pemerintah Indonesia tidak melakukan operasi militer di tanah Papua.

Belum lagi mereka juga kadang harus sampai memohon-mohon saat mendapat serbuan warganet Indonesia.

KKB sendiri kini sudah dinyatakan sebagai organisasi teroris oleh Pemerintah

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved