Breaking News:

Menkes: Di Indonesia Ada 13 Mutasi Covid-19 dari Inggris, 2 dari India dan 1 dari Afrika Selatan

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan sudah ada varian baru Covid-19 di Indonesia. Ia berharap agar kewaspadaan ditingkatkan.

Youtube/Sekretariat Presiden
FOTO ILUSTRASI: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan sudah ada varian baru Covid-19 di Indonesia. Ia berharap agar kewaspadaan ditingkatkan. 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan sudah ada varian baru Covid-19 di Indonesia.

Hingga saat ini terdapat 13 kasus Covid-19 hasil mutasi dari Inggris, 2 dari India dan 1 dari Afrika Selatan.

Menurut Menkes Budi, penyebaran mutasi baru ini lebih cepat, sehingga diperlukan kewaspadaan lebih dalam menanggulanginya.

"Selain dari Inggris ada 13 kasus mutasi baru, sampai saat ini ada 2 mutasi dari India dan 1 dari Afrika Selatan.

Untuk mutasi dari India, dua duanya berada di Jakarta dan mutasi Afrika Selatan ada di Bali.

Maka kita harus mewaspadai hal itu, agar tetap terhindar karena penyebaran mutasi baru lebih cepat," uangkap Menkes Budi dalam konferensi pers yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: Menkes Sebut Ada 2 Varian Baru Covid-19 Masuk Indonesia yang Berasal dari India dan Afrika Selatan

Baca juga: Pusat Perbelanjaan Diserbu Warga Jelang Lebaran, Jokowi Minta Tak Sepelekan Covid-19

Tsunami kasus covid-19 di India
Tsunami kasus covid-19 di India (Kompas.com)

Ketiga mutasi tersebut merupakan mutasi Covid-19 yang saat ini juga menjadi perhatian World Health Organization (WHO).

Menkes Budi mengajak masyarakat untuk melakukan isolasi mandiri dan disiplin dalam menjalankan testing and tracing usai melakukan perjalanna jarak jauh.

"Ini ketiganya merupakan varian baru yang jadi pusat perhatian WHO. Kita harus disiplin isolasi, testing dan tracing," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menkes Budi menginformasikan perkembangan penanggulangan Covid-19 di Indonesia mulai membaik.

Halaman
1234
Penulis: Rahman Hakim
Editor: Ananda Putri Octaviani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved