Breaking News:

Menkes: Di Indonesia Ada 13 Mutasi Covid-19 dari Inggris, 2 dari India dan 1 dari Afrika Selatan

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan sudah ada varian baru Covid-19 di Indonesia. Ia berharap agar kewaspadaan ditingkatkan.

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Ananda Putri Octaviani
Youtube/Sekretariat Presiden
FOTO ILUSTRASI: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan sudah ada varian baru Covid-19 di Indonesia. Ia berharap agar kewaspadaan ditingkatkan. 

"Yang harus menjadi alert kita semua adalah 29 dari 34 provinsi mengalami kenaikan mobilitas ke pusat perbelanjaan dalam tujuh hari terakhir," ujar Dewi dalam rapat koordinasi penanganan Covid-19 secara nasional yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (2/5/2021).

Kenaikan itu terjadi di 29 provinsi yang dipantau sejak 20 hingga 27 April 2021.

Dengan adanya data tersebut, maka menuntjukkan lebih dari 80 persen provinsi di Indonesia mengalami lonjakan mobilitas massa.

Sedang jumlah masyarakat yang pergi ke pusat perbelanjakan naik 14,82 persen.

Warga Kota Palu mulai memadati pusat perbelanjaan dua pekan jelang Idulfitri 2021, Kamis (29/4/2021).
Warga Kota Palu mulai memadati pusat perbelanjaan dua pekan jelang Idulfitri 2021, Kamis (29/4/2021). (TRIBUNPALU.COM/SUTA)

Baca juga: Jelang Mudik Idul Fitri, Pemerintah Terbitkan Aturan Ini Untuk Meminimalisir Penyebaran Covid-19

Baca juga: Kapolres Tolitoli: Lebih Baik Menahan Rasa Rindu daripada Menahan Sakit Karena Covid-19

"Jadi dalam rentang waktu 20 hingga 27 April semua orang sudah ke luar rumah dan banyak yang ke pusat perbelanjaan.

Dengan rentang kenaikan paling kecil adalah 2 persen, tetapi ada pula kenaikan paling tinggi 50,57 persen," ucap Dewi.

Lebih lanjut Dewi menjelaskan berdasarkan hasil monitoring lapangan memang pusat perbelanjaan beroperasi, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

"Kalau kita lihat dari hasil monitoring di lapangan ketika pasar memang beroperasi, tetapi kepatuhan 3M, terutama memakai masker harus ditingkatkan kembali," pungkasnya.

Presiden Joko Widodo Minta Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Sementara itu, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat tidak boleh lengah dan menyepelekan Covid-19.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved