Breaking News:

Anies Baswedan Terjunkan 5000 Personil Gabungan untuk Mengawasi Pengunjung Pasar Tanah Abang Jakarta

Sejak H-10 Hari Raya Idul Fitri tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah bekerjasama dengan TNI/Polri untuk atasi kerumunan.

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Lita Andari Susanti
Instagram/AniesBaswedan
Sejak H-10 Hari Raya Idul Fitri tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah bekerjasama dengan TNI/Polri untuk atasi kerumunan. 

"Kita ingin roda perekonomian berputar di pasar dengan tertib, kepada teman-teman pedagang silakan berjualan di dalam gedung yang sudah disediakan.

Kepada masyarakat yang ingin berbelanja, kami ingatkan masih banyak pasar lainnya di Jakarta, jangan memaksakan ke Tanah Abang jika sudah penuh, atau berbelanjalah di toko-toko daring yang pasti lebih aman," sambungnya.

Baca juga: Jokowi Larang Mudik, Sri Mulyani Suruh Belanja, Tokoh Papua: Tetap Anies Disalahkan

Baca juga: Pantau Jalur Mudik, Dishub Tak Persulit Warga Pulang Kampung Sebelum 6 Mei

Biasanya Pasar Tanah Abang menerima sekitar 35 ribu orang, namun naik menjadi 87 orang semenjak H-10 lebaran Idul Fitri.

"Sejak kemarin (1/5) mengalami lonjakan sekitar 87 ribu orang, dari yang biasanya yang hanya berkisar 35 ribu orang. Bahkan, hari ini diperkirakan mencapai 100 ribu pengunjung," ujarnya pada Minggu, 2 Mei 2021.

Tak hanya mengawasi dan membatasi pengunjung saja, Anies dan beberapa pihak terkait juga telah melakukan koordinasi dengan PT Commuter Indonesia (KCI) terkait pengoperasionalan yang perlu dikendalikan kembali.

Hal ini dilakukan Pemprov DKI Jakarta lagi-lagi untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

"Pemprov DKI juga telah berkoordinasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) terkait operasionalnya untuk kendalikan potensi penyebaran Covid-19 di kawasan Tanah Abang.

Pihak KCI akan lakukan penyesuaian jam operasi dengan mengevaluasi jam kedatangan dan kepulangan pengunjung pasar Tanah Abang," tandas Anies

ILUSTRASI -- Warga berbelanja pakaian yang dijual pedagang kaki lima di atas trotoar Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Senin (18/5/2020). Meski kawasan niaga Pasar Tanah Abang telah tutup selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun sebagian oknum pedagang tetap menggelar lapaknya di sejumlah titik seperti di atas trotoar dan di gang perkampungan setempat.
ILUSTRASI -- Warga berbelanja pakaian yang dijual pedagang kaki lima di atas trotoar Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Senin (18/5/2020). Meski kawasan niaga Pasar Tanah Abang telah tutup selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun sebagian oknum pedagang tetap menggelar lapaknya di sejumlah titik seperti di atas trotoar dan di gang perkampungan setempat. (TRIBUNNEWS.COM/IRWAN RISMAWAN)

Baca juga: H-3 Larangan Mudik 2021: 120 Penumpang Berangkat dari Pelabuhan Palu Menuju Balikpapan dan Surabaya

Baca juga: Pantau Jalur Mudik, Dishub Tak Persulit Warga Pulang Kampung Sebelum 6 Mei

Hal ini juga bersamaan dengan adanya perubahan jadwal KCI yang melintas di kawasan tersebut, yakni wacana aturan baru Stasiun Tanah Abang tidak melayani pelanggan keluar dan masuk stasiun pada pukul 15.00-19.00 WIB, mulai Senin, 2 Mei 2021.

Menanggapi hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta menyediakan bis pengumpan TransJakarta untuk bisa beroperasi di jalan Jatibaru.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved