Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Disperindag Sulteng Kembali Gelar Pasar Murah Jelang Idulfitri 2021

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Sulawesi Tengah kembali menggelar Pasar Murah jelang Idulfitri 2021.

TRIBUNPALU.COM/MOH SALAM
Wakil Gubernur Sulteng Rusli Dg Palabbi (tengah) bersama Kepala Dinas Perindag Sulteng meninjau stan Pasar Murah, Selasa (4/5/2021) siang.  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Sulawesi Tengah kembali menggelar Pasar Murah jelang Idulfitri 2021.

Dilaksanakan di Lapangan Pogombo Kantor Gubernur Sulawesi Tengah Jl Ahmad Yani Kelurahan Besusu Barat Kecamatan, Palu Timur.

Digelar selama hari mulai Selasa (4/5/2021) hingga Rabu (5/5/2021).

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Rusli Dg Palabbi mengungkapkan, pasar murah kali ini merupakan ketiga kalinya di tahun 2021.

Ia mengatakan, selama Ramadan 1442 Hijriah Pasar Murah oleh Dinas Perindag Sulteng sudah dua kali dilaksanakan.

"Ini pasar murah kedua kalinya selama Ramadan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah," ungkap Wagub Sulteng Rusli Dg Palabbi Selasa siang.

Baca juga: Ramalan Zodiak Karier Rabu 5 Mei 2021: Cancer Bersikaplah Rendah Hati, Leo Jangan Terburu-buru

Baca juga: Duta Sheila On 7 Trending di Twitter dan Tuai Pujian Netizen, Ada Apa?

Baca juga: Dapat Diskon Besar, Man United Bersiap Angkut Bintang Borussia Dortmund untuk Gantikan Grenwood

Rusli mengatakan, pasar murah bertujuan mengantisipasi dampak Pandemi COVID-19 terhadap harga barang kebutuhan pokok masyarakat.

"Ini juga salah satu upaya Pemerintah Provinsi untuk tangani dampak akibat COVID-19 dan menjaga agar kegiatan-kegiatan dunia usaha berjalan seperti biasa," katanya.

Anggota DPRD Sulteng periode 2009-2014 itu menyebutkan, Pemerintah daerah melalui pendanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021 memberikan bantuan subsidi harga pada barang kebutuhan pokok.

"Kami Pemerintah Daerah Sulteng ada subsidi harga pada beberapa bahan kebutuhan pokok yang dirasakan sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebesar Rp 10 juta," pungkas Rusli.

Dalam pasar murah itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI), OPD terkait, Bulog, PT PPI, PT Rajawali Nusindo, Pelaku UKM, dan Toko Retail modern. (*)

Penulis: Moh Salam
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved