Breaking News:

100 Hari Kinerja Hadianto Reny

Tekan Angka Penyebaran Covid-19 di Pasar, Perintah Hadianto Rasyid: Siapkan Posko di Sana

Masih tingginya angka kasus Covid-19 di Kota Palu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Kota Palu.

Handover
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Masih tingginya angka kasus Covid-19 di Kota Palu menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Kota Palu.

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengatakan, indikator tingginya kasus covid-19 di Kota Palu ditenggarai mulai ramainya kawasan pasar.

Ditambah tidak menerapkan protokol kesehatan penanggulangan bencana Covid-19. 

Sehingga ia berinisiatif untuk menetapkan pos pengawasan disetiap pasar agar para pengunjung dan pedagang menerapkan protokol covid-19. 

"Untuk di pasar nanti ada posko yang dibuat disana," ujarnya, Selasa (4/5/2021) siang. 

"Petugas-petugas akan rutin menyampaikan imbauan," sambung Hadianto Rasyid.

Baca juga: Terungkap! Pelaku Kasus Sate Sianida dan Target Pembunuhan Ternyata Sudah Menikah Siri

Baca juga: Resep Mudah Menu Buka Puasa Ramadhan 2021: Bolu Bakar Keju Oreo dan Teh Jahe Lemon

Baca juga: Anies Baswedan Terjunkan 5000 Personil Gabungan untuk Mengawasi Pengunjung Pasar Tanah Abang Jakarta

Ia menerangkan bahwa, sebelumnya ia bersama Forkopimda telah mencanangkan program-program yang akan diberlakukan untuk menekan angka kasus Covid-19 di Kota Palu.

"Dan perlu saya sampaikan kepada kita bahwa sesunggunya kita sudah menyiapkan langkah-langka sebelumnya sebelum ini salah satunya adalah operasi Yustisi," terangnya

Selain itu, ia menyebutkan, jika jauh sebelumnya ia telah memerintahkan agar para warga dan pemilik usaha untuk mengetahui apa saja larangan dan syarat saat membuka usaha di masa pandemi.

"Surat edaran pun sudah disampaikan dan ini Insya Allah akan kita kuatkan agar operasi ini semakin bisa berjalan dengan efektif," beber Hadianto Rasyid.

Hadianto Rasyid menambahkan, bagi warga dan pelaku usaha yang abai akan protokol covid-19 akan diberikan sangsi dan denda sesuai dengan yang telah ditetapkan untuk memberikan efek jera.

"Dan bagi mereka yangmelakukan pelanggan prokes kita juga sudah termuat apa saja penaltinya (sangsi,red)," terangnya. (*)

Penulis: Alan Sahrir
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved