Breaking News:

Banggai Hari Ini

Antisipasi Pungli di Portal Perbatasan Banggai, Rektor Unismuh Luwuk: Tergantung Integritas Aparat 

Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, Sutrisno K Djawa menyikapi larangan mudik lebaran 1442 hijriyah

Handover
Rektor Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai, Sutrisno K Djawa 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI — Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, Sutrisno K Djawa menyikapi larangan mudik lebaran 1442 hijriyah dengan cara pemasangan portal di perbatasan Kabupaten Banggai-Tojo Unauna, dan Kabupaten Banggai-Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Menurut dia, bila kebijakan itu keluarkan atas dasar kesehatan masyarakat, maka aparat gabungan harus tegas menegakkan aturan, dan diharamkan ada pungutan liar (pungli).

“Semua berpotensi untuk pungli, tinggal tergantung integritas aparat di lapangan. Kalau alasannya demi kesehatan maka aparat harus tegas menegakkan aturan. Cuma kadang orang Indonesia ini relasi dan kepentingan bisa mengalahkan persoalan yang subtansi,” tegasnya, Rabu (5/5/2021).

Sutrisno mencontohkan relasi dan kepentingan yang mengalahkan substansi, yaitu baru-baru ini masyarakat Indonesia dihebohkan dengan oknum petugas Kimia Farma yang menggunakan alat tes antigen bekas, bahkan meraup keuntungan hingga miliar rupiah dari praktek illegal tersebut.

Baca juga: Sehari Jelang Larangan Mudik Berlaku, Pedagang Lalampa Toboli Raup Untung Banyak

Baca juga: Pihak RCTI Bantah Kabar Bahwa Rizky Billar Sempat Ditawari Perankan Sosok Aldebaran: Ngawur Itu

Baca juga: Ejek dan Hina Pengunjung Mall yang Memakai Masker, Pria di Surabaya Meminta Maaf

Sehingga aparat gabungan yang bertugas di portal perbatasan harus benar-benar berintegritas.

Selain itu, Sutrisno menyatakan koordinasi antar-daerah sangat dibutuhkan agar mobilisasi mudik bisa diatasi.

Logikanya, bila pemerintah daerah dengan alasan kesehatan melarang masyarakat mudik, maka sudah dicegah dari awal keberangkatan.

Sehingga petugas di perbatasan tidak perlu mengerahkan kekuatan penuh.

“Jika koordinasi dan komunikasi antar-daerah berjalan baik, maka petugas-petugas di perbatasan masing-masing daerah hanya melakukan tugas mencegah warganya keluar daerah, dan sesekali mengontrol kalau ada warga yang lolos dari daerah lain masuk ke wilayahnya,” papar Sutrisno.

Baca juga: Santika Indonesia Hotel Raih Penghargaan Perusahaan Tahan Pandemi

Baca juga: Doa Buka Puasa dan Bacaan Niat Puasa Ramadhan Lengkap Bahasa Arab, Latin, dan Artinya

Sebelumnya, aparat gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah akan memasang portal di pintu perbatasan untuk mengantisipasi masyarakat yang nekat mudik lebaran Idulfitri 2021 M/1442 hijriyah.

Kebijakan ini disepakti saat rapat koordinasi di ruang kerja Kepala Dinas Perhubungan Banggai Tasrik Djibran, Jalan MT Haryono, Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk, Selasa (4/5/2021) siang.

Portal itu akan dipasang di Desa Balingara, Kecamatan Nuhon yang berbatasan dengan Kabupaten Tojo Unauna, dan di Desa Lembah Kramat, Kecamatan Toili Barat yang berbatasan dengan Kabupaten Morowali Utara. (*)

Penulis: Asnawi Zikri
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved