Breaking News:

Tips Ramadhan

Berikut Besaran, Bentuk-bentuk Zakat Fitrah dan Waktu yang Tepat untuk Membayar

Berikut ini besaran dan bentuk-bentuk zakat fitrah, beserta waktu yang tepat untuk membayar.

Tribun Jakarta
Ilustrasi Zakat Fitrah 

TRIBUNPALU.COM - Zakat fitrah dapat dimaknai sebagai bentuk kepedulian terhadap orang yang kurang mampu.

Berikut ini besaran dan bentuk-bentuk zakat fitrah, beserta waktu yang tepat untuk membayar.

Yakni membagi rasa kebahagiaan dan kemenangan di hari raya yang dapat dirasakan semuanya termasuk masyarakat miskin yang serba kekurangan.

Zakat fitrah wajib ditunaikan bagi setiap jiwa, dengan syarat beragama Islam, hidup pada saat bulan Ramadhan, dan memiliki kelebihan rezeki atau kebutuhan pokok untuk malam dan Hari Raya Idul Fitri.

Dikutip dari baznas.go.id, besarannya adalah beras atau makanan pokok seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa.

Para ulama, diantaranya Shaikh Yusuf Qardawi telah membolehkan zakat fitrah ditunaikan dalam bentuk uang yang setara dengan 1 sha’ gandum, kurma atau beras.

Nominal zakat fitrah yang ditunaikan dalam bentuk uang, menyesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi.

Baca juga: 70 Karyawan Hotel Santika Palu Ikut Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua

Baca juga: Gubernur Longki Djanggola Minta Warga Sulteng Tak Bukber di Tempat Keramaian

Baca juga: Sehari Jelang Larangan Mudik: Bandara SAA Luwuk Dipadati Penumpang, Sebagian Tidak Kedapatan Tiket 

Sementara itu, Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah, Wahid Ahmadi menyampaikan, zakat fitrah sebaiknya dibayar dengan bahan makanan pokok.

Adapun bahan makanan pokok yang bisa dibayarkan yakni gandum, roti, ataupun beras.

"Bentuk zakat fitrah yang dibayarkan itu bahan makanan pokok ya, kalau dulu gandum lalu roti."

Halaman
12
Editor: Haqir Muhakir
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved