Breaking News:

KKB Papua

KKB Mulai Hancur Berantakan, Anggotanya Ngaku Hampir Mati Tersiksa, Akhirnya Minta Ampun ke NKRI

Kondisi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Mbua Kabupaten Nduga ternyata tak solid lagi dan mulai hancur berantakan.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Tenius Tabuni akhirnya menyatakan setia kepada NKRI. 

Menurut laporan, Tenius Tabuni berikrar keluar dari KKB pada 26 September 2020 lalu, di Kampung Mbua Tengah Distrik Mbua, Kabupaten Nduga.

"Satu anggota KKB berikrar keluar dari anggota KKSB dari Kelompok Rambo Lokbere pimpinan Egianus Kogoya,

menyatakan kembali ke pangkuan NKRI dan menyerahkan diri setelah merasa ditipu oleh janji manis KKB," tulisan laporan itu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Penerangan (Kapen) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwihan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa, yang mengatakan niat baik Tabuni.

Suriastawa menyampaikan niatnya pada Toga (Tokoh Agama) dan masyarakat Kampung Mbua, serta meminta untuk difasilitasi dengan pihak Satgas Yonif R 323/BP.

Baca juga: Panduan Belajar dari Rumah dan Jadwalnya Hari Ini, Rabu 5 Mei 2021, SD Kelas 4 Belajar Soal Gerhana

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Hari Ini Rabu, 5 Mei 2021, BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di 25 Provinsi

Kemudian, Tenius Tabuni mengatakan ikrar setia kembali ke pangkuan NKRI, dan menandatangani surat keluar dari KKSB.

Menurut Kompas TV, Tenius Tabuni bocorkan kehidupannya selama menjadi anggota KKB Papua, sehingga memilih keluar.

Awalnya dia bergabung dengan KKB Papua, karena dijanjikan kehidupan yang serba mudah.

Segala kebutuhan hidupnya akan terpenuhi, termasuk banyak uang, namun seiring berjalannya waktu dia hanya ditipu.

"Sering kelaparan di dalam hutan, karena kekurangan logistik. Ditambah lagi KKB tidak solid selalu terpecah-pecah, dan bergerak sendiri-sendiri," kata Tenius Tabuni.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved