Breaking News:

KKB Papua

KKB Papua Semakin Brutal Lakukan Pembakaran, TNI-Polri Janjikan Tak Akan Mundur Selangkah Pun

Terkait kelakuan KKB Papau yang semakin brutal dengan membakar sejumlah fasilitas umum, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menjanjikan hal ini.

Handover
Tampak bangunan SD Mayuberi yang telah hangus setelah sebelumnya dibakar oleh KKB pada Minggu (2/5/2021) malam, Puncak, Papua, Senin (3/5/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Terkait kelakuan KKB Papau yang semakin brutal dengan membakar sejumlah fasilitas umum, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menjanjikan hal ini.

Diketahui, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua semakin brutal setelah ditetapkan sebagai organisasi teroris.

Mereka membakar sekolah, puskesmas dan merusak 3 jalan di Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua Minggu (2/5/2021).

Baca juga: Tsunami Covid-19 di India, 8 Ekor Singa di Kebun Binatang Positif Terpapar Virus Corona

Baca juga: India Babak Belur Hingga Pecah Rekor Covid-19, 20 Juta Positif, RS: Kami Menyerah, Butuh Oksigen

Melansir dari tribratanews.polri.go.id, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menduga kuat pelaku adalah anggota KKB Papua yang pernah kontak tembak dengan aparat.

Kapolda Papua menyebut bangunan-bangunan yang dibakar digunakan sebagai Poskotis oleh aparat saat penegakan hukum beberapa waktu lalu.

Brigjen Pol Matius Fakhiri Tak Gentar dengan Tantangan Perang Terbuka dari KKB Papua. Profil dan biodatanya ada di artikel ini (Dok Humas Polda Papua)

"Bahwa benar telah terjadi aksi pembakaran di Kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang mana juga merupakan pelaku aksi kejahatan kekerasan maupun kontak tembak dengan petugas beberapa waktu lalu, dari aksi tersebut tidak ada korban jiwa." ujar Kapolda Papua.

Irjen Mathius D Fakhiri berharap aksi serupa tak akan terulang kembali.

Ia berjanji akan menindak tegas para pelakunya.

"Kami harap ini tidak akan terulang kembali, karena kami akan tindak tegas. Kita ketahui bersama bahwa bangunan-bangunan ini merupakan tempat fasilitas umum masyarakat.

Baca juga: Mulai Kamis 6 Mei 2021, Mudik Dilarang, Ini Beda Mudik dengan Perjalanan ke Kampung Halaman

Kami harap masyarakat juga harus berani melawan karena mereka (KKB) atau siapapun yang mengganggu keamanan patut untuk kita tindak tegas di wilayah kampung kita masing-masing," jelas Irjen Mathius D Fakhiri.

Halaman
1234
Editor: Putri Safitri
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved