Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Sehari Jelang Larangan Mudik Berlaku, Pedagang Lalampa Toboli Raup Untung Banyak

Sehari jelang tanggal pelarangan mudik, pedagang jajanan lalampa di Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi, Sulawesi Tengah meraup untung.

TRIBUNPALU.COM/NUR SALEHA
Badrin saat sedang istirahat di warung lalampanya di Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi, Sulawesi Tengah, Rabu (5/5/2021) siang. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sehari jelang tanggal pelarangan mudik, pedagang jajanan lalampa di Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi, Sulawesi Tengah meraup untung banyak, Rabu (5/5/2021).

Kawasan Toboli di Parigi Moutong jadi pertemuan pengendara dari arah Palu ke Gorontalo, manado, Makassar, Kendari dansejumlah kabupaten di di Sulteng.

Lokasi itu juga merupakan tempat persinggahan favorit pengendara. 

Toboli dikenal dengan pusat kuliner lalampa.

Badrin, salah seorang pedagang lalampa mengatakan, warungnya buka 1x24 jam dan menjual  lalampa seharga Rp 2 ribu dan perporsi seharga Rp 20 ribu.

Baca juga: Santika Indonesia Hotel Raih Penghargaan Perusahaan Tahan Pandemi

Baca juga: Doa Buka Puasa dan Bacaan Niat Puasa Ramadhan Lengkap Bahasa Arab, Latin, dan Artinya

Baca juga: Jika Bergabung di Pilpres 2024, Jokowi-Prabowo Diprediksi Hanya Hadapi Kotak Kosong

Pada saat sehari pelarangan mudik, pengendara roda dua dan roda empat serta penumpang bus banyak membeli lalampa.

"Dari subuh saya belum tidur, ini baru istrahat dari babakar lalampa," ungkap Badrin saat ditemui TribunPalu.com, Rabu (5/4/2021).

Badrin juga mengungkap tahun 2020 kemarin jelang lebaran, pemasukan yang ia dapat hanya seperti penjualan hari-harinya

Tapi pada tahun 2021 sekarang ini sehari sebelum tanggal pelarangan mudik Badrin meraup banyak keuntungan.

Bahkan persatu orang pembeli, Badrin medapat keuntungan hingga Rp 50 ribu.

"Ada yang makan di tempat, ada yang beli untuk oleh-oleh atau untuk dimakan di perjalanan," ungkapnya. (*)

Penulis: Nur Saleha
Editor: Haqir Muhakir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved