Breaking News:

Banggai Hari Ini

Terduga Pelaku Penyelundupan Elpiji Subsidi di Toili Dilimpahkan ke Polres Banggai

Tiga terduga pelaku penyelundupan gas elpiji 3 kilogram di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dugelandang ke Mapolres Banggai.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Terduga pelaku penyelundupan gas elpiji 3 kilogram dilimpahkan ke Polres Banggai 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Tiga terduga pelaku penyelundupan elpiji subsidi 3 kilogram di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah dugelandang ke Satuan Reserse Kriminal Polres Banggai.

Ketiga terduga itu adalah sopir berinisial BR (35) yang mengangkut 42 tabung elpiji subsidi, pemilik pengkalan SW, dan seorang warga yang turut terlibat WL.

"Kami sudah limpahkan mereka ke Polres Banggai untuk dilakukan penyidikan selanjutnya," ungkap Kapolsek Toili AKP Candra, Jumat (7/5/2021) sore.

Selain ketiga terduga pelaku, barang bukti berupa satu unit mobil pikap Suzuki Mega carry warna putih DN 8043 UA, 42 tabung gas elpiji 3 kilogram, dan uang tunai sebanyak Rp1,3 juta lebih.

Baca juga: Tinjau Pos Perbatansan Provinsi, Wagub Sulteng Pastikan Warga di Gorontalo Tak Mudik ke Sulteng

Baca juga: Pembebasan Lahan Terkendala Anggaran, Ini Solusi Pemkot Bangun Kembali Jembatan IV Palu

Baca juga: BNNP Sulteng Gelar Lomba Video War On Drugs, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

Sebelumnya, polisi kembali mengamankan seorang sopir berinisial BR karena mengangkut tabung elpiji 3 kilogram, Rabu (5/5/2021) siang.

Elpiji bersubsidi itu diduga diperoleh dari salah satu pengkalan di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, dan rencanannya akan dijual ke wilayah Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Mobil pikap bernomor polisi DN 8043 UA itu mengangkut gas elpiji 3 kilogram sebanyak 42 tabung yang ditutup dengan papan dan terpal agar tidak terlihat.

“Sang sopir mengaku membeli dari pangkalan di Toili dengan harga di atas HET (harga eceran tertinggi) yaitu Rp 30 hingga 35 ribu per tabung, dan akan dijual kembali di wilayah Morowali Utara dengan harga Rp 40 ribu per tabung,” ungkap Candra.

Candra menyatakan, terduga pelaku ini ingin mengelabui petugas dengan senagaja melepas segel gas berwarna merah supaya terlihat seperti tabung kosong. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved