Breaking News:

Parimo Hari Ini

Pekan Anak Cinta Alquran di Parimo Berakhir, Sekdis Perpusatakaan Harap Generasi Berakhlak Qurani

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan mengkolaborasikan kegiatan serupa degan pondok pesantren lainnya, agar lebih berkembang dan berkesinambungan.

TRIBUNPALU.COM/SALAM
Pekan Anak Cinta Alquran di Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Dusun 3, Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berakhir, Sabtu (8/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Pekan Anak Cinta Alquran di Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Dusun 3, Desa Baliara, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berakhir, Sabtu (8/5/2021).

Kegiatan itu terselengara atas kerja sama Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong diwakili Sekretaris Dinas Abdul Rahman Badja mengatakan, meregenerasikan Alquran atau dalam hal memasyarakatkan Alquran adalah tanggung jawab bersama.

"Kita semua sebagai umat Islam harus mengenerasikan Alquran dengan berbagai cara, baik melalui jalur pendidikan di pesantren, majelis taklim atau taman pengajian, dan ini tidak bisa berhenti sampai pada kegiatan seperti ini, namun harus berkelanjutan dan terus dilakukan," ungkap Rahman.

Baca juga: Januari-Mei 2021, Polres Parigi Moutong Sita 113 Gram Sabu 678 Butir Obat Terlarang

Baca juga: Pemkab Parimo Bentuk Satgas Tambang Ilegal

Menurut Rahman, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan berkolaborasi dengan pondok pesantren lainnya untuk kegiatan serupa.

"Niat harus ikhlas untuk membumikan Alquran ini bagi generasi kita di masa mendatang, agar bisa melahirkan generasi dan pemimpin Qurani," ucap

Nusrah M Qasim Abd Majid selaku Pembina Pesantren Ramadhan tersebut menyatakan, membimbing anak-anak dalam belajar Alquran adalah suatu anugrah dengan penuh kesabaran dalam berbagai hal, terutama menghadapi anak anak harus degan hati dan sikap yang tulus.

Hal itu agar anak-anak mampu menerima dan menelaah hal yang disampaikan dan diajarkan. Karena menurutnya, tipe dan psikologi anak-anak sangat variatif.

Kegiatan tersebut ditutup dengan pembagian hadiah motivasi kepada para santri, baik lomba kaligrafi maupun hafalan.(*)

Penulis: Moh Salam
Editor: mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved