Kedatangan WNA China di Indonesia Tuai Kontroversi, Kemenkumham: Mereka Penuhi Aturan Keimigrasian

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menegaskan bahwa para WNA China yang masuk ke Indonesia telah memenuhi aturan keimigrasian.

KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO
Ilustrasi - Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (16/1/2020) 

TRIBUNPALU.COM - Kedatangan Warga Negara Asing (WNA) asal China di Indonesia di tengah larangan mudik menuai kontroversi di kalangan masyarakat.

Seperti diketahui sebanyak 157 WNA China dikabarkan sampai di Indonesia melalui Bandara Udara Soekarno Hatta, Cengkareng, Sabtu (8/5/2021) kemarin.

Hal ini sontak menuai banyak komentar dari masyarakat.

Terkait dengan hal tersebut pihak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menegaskan bahwa para WNA tersebut telah memenuhi aturan keimigrasian.

“Seluruh WNA telah memenuhi aturan keimigrasian dengan jenis visa dan kegiatan yang sesuai dengan Peraturan Menkumham Nomor 26 tahun 2020 yaitu untuk kegiatan bekerja, bukan untuk kunjungan wisata,” jelas Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Jhoni Ginting dikutip dari Antara, Minggu (9/5/2021).

Baca juga: Heran dengan Sikap Menteri Lutfi yang Minta Maaf soal Bipang, Anggota DPR: Mungkin Ini Programnya

Baca juga: Soroti Pidato Jokowi Soal Bipang, Fadli Zon: Siapa yang Siapkan Teks? Kasihan Dong Presiden

Plh Dirjen Imigrasi Jhoni Ginting di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (12/3/2020)
Plh Dirjen Imigrasi Jhoni Ginting di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (12/3/2020) (KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM)

Selain itu Jhoni juga menyebut bahwa sebelum diperiksa oleh pihak imigrasi, semua WNA sudah dinyatakan aman atau clearance oleh pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Petugas imigrasi tidak akan memberikan izin masuk jika para penumpang tidak lulus pemeriksaan kesehatan sesuai protokol kedatangan orang dari luar negeri yang ditentukan oleh Satgas Penanganan Covid-19,” tuturnya.

Adapun WNA asal China tiba di Tanah Air dengan menggunakan pesawat China Soutern Airlens CZ387 dari Guangzhou pada pukul 05.00 WIB.

Hingga saat ini pemerintah sebenarnya sudah memberlakukan larangan WNA ke Indonesia jika untuk tujuan wisata. Pemerintah juga menghentikan sementara pemberian kunjungan serta visa on arrival (VOA) untuk menekan angka penularan virus corona.

Sebagai informasi Jhoni juga menyebut bahwa kedatangan WNA ke Indonesia hanya diizinkan untuk melakukan kepentingan esensial saja.

“Kedatangan para WNA ke Indonesia hanya diizinkan untuk tujuan seperti bekerja di proyek strategis nasonal, objek vital, penyatuan keluarga, bantuan medis dan kemanusiaan, serta kru alat angkut,” ungkap dia seperti dikutip dari Kompas.com dengan judul "157 WNA China Masuk Indonesia, Begini Kata Kemenkumham".

Baca juga: WNA China Masuk saat Mudik Dilarang, Mahasiswa IAIN Palu: Pemerintah Tidak Konsisten

Pengamat: 'Harusnya Ditahan Dulu Sesudah Lebaran'

Pengamat Kebijakan Publik, Jehansyah Siregar ikut menanggapi soal ramainya puluhan warga negara asing (WNA) asal China yang masuk ke Indonesia di tengah larangan mudik.

Jehansyah menuturkan, secara kebijakan, dua hal tersebut berada dalam area kebijakan yang berbeda.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved