Breaking News:

Idul Fitri 2021

Pertanyaan Klise 'Kapan Nikah' saat Lebaran Idul Fitri, Ketahui Bahaya hingga Cara Menjawabnya

Ternyata pertanyaan klise 'kapan nikah' yang sering dilontarkan saat silaturahmi di hari lebaran Idul Fitri punya dampak buruk bagi kesehatan mental.

Penulis: Rahman Hakim | Editor: Ananda Putri Octaviani
PEXELS.COM/Snapwire
FOTO ILUSTRASI: Bahaya bertanya 'kapan nikah' saat kumpul keluarga di momen lebaran. Berikut ini cara menjawabnya. 

TRIBUNPALU.COM - Sebentar lagi umat Muslim akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Meski masih berada pada kondisi pandemi Covid-19, lebaran tahun ini akan tetap terasa berbeda.

Terlebih saat larangan mudik diberlakukan oleh pemerintah selama periode 6 hingga 17 Mei mendatang.

Maka dari itu sudah semestinya sebagai umat Muslim, Anda mempersiapkan berbagai kebutuhan.

Tak hanya baju baru atau makanan, Anda juga harus menghindari beberapa pertanyaan klise seperti 'kapan nikah?'.

Siapa sangka, pertanyaan sederhana tersebut bisa menimbulkan berbagai macam dampak psikologis.

Baca juga: Rahasia Terungkap, Ternyata Umi Pipik Dipoligami Ustaz Jefri, Punya Niat Menikah Lagi?

Baca juga: Reza Arap Ungkap Biaya yang Dibayarkan untuk Dapat Video Ucapan Selamat Menikah dari Justin Bieber

Baca juga: Reza Arap dan Wendy Walters Blak-blakan Cerita Kehidupan Pasca Menikah, Boy William : Gue Takut

FOTO ILUSTRASI: Pernikahan dini yang sering dijumpai pada usia muda memiliki dampak positif dan negatif terhadap kesehatan mental seseorang.
FOTO ILUSTRASI: Pernikahan dini yang sering dijumpai pada usia muda memiliki dampak positif dan negatif terhadap kesehatan mental seseorang. (Tribun Kaltim)

Psikolog Unit Layanan Psikologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Laelatus Syifa, M.Pi mengatakan pertanyaan itu bisa jadi hanya basa-basi.

"Bisa jadi itu hanya pertanyaan basa-basi," dikutip Tribun Palu dari laman Kompas.com.

Meski begitu, ia membenarkan jika pertanyaan 'kapan nikah' bisa menimbulkan berbagai macam efek untuk perkembangan mental seseorang.

"Cenderung tidak terlalu serius, cuma ternyata menimbulkan efek. Efeknya ini berbeda-beda untuk setiap orang," sambungnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved