Breaking News:

Sisi Lain Palu

Jaga Warisan Orang Tua, Lansia di Palu Konsisten Jual Saronde Selama 18 Tahun

Salah satu makanan khas Kaili Saronde masih dapat ditemui di Kota Palu. Muzizat alias Zirah (74) menjual makanan itu sudah sekitar 18 tahun terakhir.

Penulis: Ketut Suta | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/SUTA
Salah satu makanan khas Kaili Saronde masih dapat ditemui di Kota Palu. Muzizat alias Zirah (74) menjual makanan itu sudah sekitar 18 tahun terakhir. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Salah satu makanan khas Kaili Saronde masih dapat ditemui di Kota Palu.

Muzizat alias Zirah (74) menjual makanan itu sudah sekitar 18 tahun terakhir.

Saronde merupakan salah satu makanan khas Suku Kaili di Lembah Palu, dengan bahan dasar kelapa parut.

Cara membuatnya disangrai dan diberi bumbu sesuai selera.

Kata Zirah, resep Saronde itu merupakan usaha turun temurun dari orang tuanya.

Membuatanya dengan bahan dasar kelapa yang tidak terlalu tua, lalu diparut menggunakan alat.

Baca juga: 2 Warga Asal Toraja Tewas Dibunuh Kelompok MIT Poso di Kalemago, Begini Kronologinya

Baca juga: Pedagang Daun Pisang dan Bambu Nasi Jaha Mulai Berjualan di Jl Miangas Palu

Baca juga: Istri Sapri Pantun Tak Terlihat di Pemakaman sang Suami, Eko Patrio Ungkap Kondisinya

"Habis itu disangrai selama tiga jam, apinya harus tetap dijaga tidak boleh mati atau terlalu besar," ujar penjual Saronde Kaili Zirah, Selasa (11/5/2021) sore.

Selain itu juga, ditambah bumbu-bumbu seperti gula merah Palolo, gula putih dan asam jawa.

"Untuk warna kuning itu, diberi kunyit sebagai pewarna alami, jadi kunyitnya ditumbuk halus," terangnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved