Breaking News:

Ngerinya Langit Israel Berubah Jadi Merah, Maskapai Batalkan Penerbangan, Pesawat Bisa Meledak

Pemandangan mengerikan terlihat di langit Israel yang berubah menjadi merah.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Serangan roket Hamas hujani langit Israel. 

TRIBUNPALU.COM - Pemandangan mengerikan terlihat di langit Israel yang berubah menjadi merah.

Hujan roket penguasa Jalur Gaza Hamas memenuhi langit Israel dengan ledakan, Kamis (13/5/2021).

Akibat situasi mengerikan di langit Israel tersebut, sejumlah maskapai memilih membatalkan penerbangan.

Maskapai penerbangan yang membatalkan penerbangan ke Tel Aviv di antaranya British Airways, Virgin Atlantic, Lufthansa, dan Iberia.
Sebagai gantinya, Israel telah mengaktifkan bandara cadangan di ujung selatan negara itu untuk mencegah serangan roket dari Gaza.

Militan Palestina telah berulang kali menembaki daerah Tel Aviv selama serangan yang meletus pada Senin (10/5), meningkatkan kekhawatiran keamanan atas Bandara Ben Gurion, bandara utama Israel, dan mendorong otoritas setempat untuk mengubah rute beberapa penerbangan ke Bandara Ramon, sekitar 200 kilometer ke selatan.

"Keselamatan dan keamanan kolega dan pelanggan kami selalu menjadi prioritas utama kami, dan kami terus memantau situasi dengan cermat," kata pihak British Airways setelah membatalkan penerbangannya dari dan ke Ben Gurion pada Kamis (13/5/2021).

Militan Hamas di Gaza mengatakan mereka telah meluncurkan roket di Bandara Ramon pada Kamis, tetapi Otoritas Bandara Israel mengatakan bahwa tidak ada roket yang mengenai Ramon dan bandara itu beroperasi seperti biasa.

Bandara yang dibuka pada 2019 itu mampu menampung sekitar 2 juta penumpang dalam setahun.
Bandara tersebut terhubung dengan rute bus ke utara, meskipun tidak ada layanan kereta api.

Papan kedatangan di bandara menunjukkan beberapa penerbangan El Al Israel Airlines Ltd. dari luar negeri yang semula dijadwalkan mendarat di Ben Gurion.

Seorang pejabat Israel mengatakan kedua bandara itu beroperasi secara sinkron.
Ben Gurion menangani kargo, swasta, dan beberapa penerbangan lainnya, sementara Ramon "terbuka untuk pendaratan penerbangan komersial internasional" dan menjalankan penerbangan domestik berjadwal.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved