Breaking News:

Curhatan Warga Gaza Hidup di Tengah Teror Bom Israel: Jalani Malam Mengerikan Tiap Hari, Kami TakuT

Seorang warga Gaza menuturkan bagaimana kehidupannya dan warga lainnya di tengah serangan Israel.

AFP/ MOHAMMED ABED
Asap mengepul dari serangan udara Israel di kompleks Hanadi di Kota Gaza, yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 11 Mei 2021. 

TRIBUNPALU.COM - Penduduk Gaza, Eman Basher, yang memiliki pengaruh di Twitter, bercerita soal kehidupan warga Gaza di tengah teror serangan bom.

Dilansir Al Jazeera, cuitannya tentang ketakutan warga Gaza dibacakan oleh anggota Kongres AS, Rashida Tlaib, pada Kamis:

"Orang-orang Gaza menjalani malam mengerikan setiap hari. Kami bangun untuk membalas pesan, apakah kamu masih hidup? Kami takut.

Setiap malam kami mengatakan bahwa kami yang berikutnya."

"Saat saya menulisnya, saya menangis. Saya ingin mengatakan bahwa orang-orang di Gaza memiliki dua metode dalam menghadapi malam-malam yang begitu mengerikan.

Baca juga: Puan Kecam Serangan Israel: Dunia Perangi Covid-19, Palestina Harus Berjuang Lawan Aneksasi Israel

Baca juga: AS Lancarkan Rayuan Maut pada Indonesia, Beri Rp 28 Triliun Asal Mau Pacaran dengan Israel

Mereka menempatkan seluruh anggota keluarga dalam satu ruangan, sehingga jika pemboman terjadi atau jika pesawat tempur Israel menyerang rumah, mereka akan mati bersama.

Atau mereka menempatkan setiap anggota di ruangan berbeda, sehingga jika terjadi pembantaian atau mereka (Israel) mengebom rumah, satu anggota akan selamat."

Ia menambahkan, "Sungguh memilukan bahwa orang-orang Palestina di Gaza hanya memiliki dua pilihan ini, sementara mereka sebenarnya tidak memiliki tempat berlindung."

"Kemarin adalah malam yang sulit. Kami tidur jam empat pagi dan anak-anak saya terus bangun.

Suami saya dan saya butuh waktu lama untuk menenangkan mereka. Mengerikan, membuat trauma.

Halaman
123
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved