Breaking News:

Foto-Foto Kondisi Gaza Luluh Lantak Dibombardir Israel, Warga Palestina: Semua Hancur, Tak Tersisa

Wilayah Gaza, Palestina luluh lantak setelah mendapat serangan beruntun dari Israel.

AFP/ MOHAMMED ABED
Asap mengepul dari serangan udara Israel di kompleks Hanadi di Kota Gaza, yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 11 Mei 2021. 

TRIBUNPALU.COM - Wilayah Gaza, Palestina luluh lantak setelah mendapat serangan beruntun dari Israel.

Lebih dari 10.000 warga terpaksa mengungsi di tengah gencarnya tembakan, sementara ratusan lainnya kehilangan nyawa.

Para pengungsi tersebut pun menuturkan kisah-kisah mengerikan yang dialami akibat serangan itu.

Kolase Hedaya Maarouf (kiri) dan Salwa Al-Attar, pengungsi asal Gaza, Palestina, Sabtu (15/5/2021).
Kolase Hedaya Maarouf (kiri) dan Salwa Al-Attar, pengungsi asal Gaza, Palestina, Sabtu (15/5/2021). (Capture YouTube WION)

Baca juga: Kecam Serangan Brutal Terhadap Palestina, Ratusan Ribu Warga London Demo di Depan Kedutaan Israel

Baca juga: Curhatan Warga Gaza Hidup di Tengah Teror Bom Israel: Jalani Malam Mengerikan Tiap Hari, Kami TakuT

Dilansir kanal YouTube WION, Sabtu (15/5/2021), tampak puing-puing bangunan yang ambruk di Gaza.

Lebih dari 200 rumah hancur akibat serangan yang dilancarkan Israel pagi tadi.

Akibatnya, sejumlah orang berusaha melarikan diri untuk mencari suaka.

Para pengungsi tersebut berlindung ke sekolah yang didirikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang dirasa aman dari serangan Israel.

Mereka mengungsi dengan menggunakan mobil, keledai, hingga nekat berjalan kaki.

Pengungsi asal Gaza, Palestina berbondong-bondong mencari perlindungan di sekolah PBB, Sabtu (15/5/2021).
Pengungsi asal Gaza, Palestina berbondong-bondong mencari perlindungan di sekolah PBB, Sabtu (15/5/2021). (Capture YouTube WION)
Kondisi anak-anak pengungsi dari Gaza, Palestina di lokasi sekolah PBB yang digunakan sebagai tempat perlindungan, Sabtu (15/5/2021).
Kondisi anak-anak pengungsi dari Gaza, Palestina di lokasi sekolah PBB yang digunakan sebagai tempat perlindungan, Sabtu (15/5/2021). (Capture YouTube WION)

Seorang pengungsi wanita, Salwa Al-Attar menuturkan kengerian yang dialaminya.

Ia mengaku momen tersebut merupakan insiden terburuk dalam hidupnya.

Halaman
1234
Editor: Ananda Putri Octaviani
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved