Breaking News:

Bacaan Niat Puasa Syawal serta Tata Cara Melaksanakannya

Umat Muslim telah selesai menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1442 Hijriyah. Selepas jalankan puasa Ramadhan sebulan penuh dan merayakan Idul Fitri.

Penulis: Nuri Dwi Yanti
Editor: Ananda Putri Octaviani
bersamadakwah.net
ILUSTRASI Puasa Syawal. 

TRIBUNPALU.COM - Umat Muslim telah selesai menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1442 Hijriyah.

Selepas jalankan puasa Ramadhan sebulan penuh dan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal.

Umat Muslim dianjurkan untuk berpuasa selama enam hari di bulan Syawal.

Hal tersebut berdasarkan riwayat sabda Nabi Muhammad saw:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Artinya:

“Barangsiapa telah berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian ia mengikuti puasanya selama enam hari lagi di bulan Syawal, maka sesungguhnya ia seperti telah berpuasa selama satu tahun penuh” (HR. Muslim).

Berikut penjelasan tentang puasa Syawal oleh Dr. Hj Evi Muafiah, M.Ag selaku rektor IAIN Ponorogo pada kanal YouTube Tribunnews:

Dr. Hj Evi Muafiah, M.Ag mengatakan jika ingin menjalankan puasa Syawal susah untuk membacakan niatnya maka diperbolehkan menggunakan bahasa Indonesia atau yang sering kita gunakan.

Hj Evi Muafiah menyampaikan jika niat menjalankan ibadah menggunakan bahasa sehari-hari boleh dilakukan namun berbeda dengan salat.

Baca juga: Keutamaan Puasa Syawal, Lengkap dengan Niat dan Tata Cara Puasa Syawal

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved