Breaking News:

Ribuan Warga AS Pro-Palestina Unjuk Rasa Aksi Solidaritas, Tuntut Akhiri Serangan Udara Israel

Aksi solidaritas untuk Palestina digelar besar-besaran oleh warga Amerika Serikat (AS), negara yang dikenal sebagai sekutu Israel.

Editor: Putri Safitri
kompas.com/AFP
Demo solidaritas untuk Palestina digelar besar-besaran di Houston, Texas, Sabtu (15/5/2021). 

TRIBUNPALUI.COM - Aksi solidaritas untuk Palestina digelar besar-besaran oleh warga Amerika Serikat (AS), negara yang dikenal sebagai sekutu Israel.

Ribuan protestan pro-Palestina melakukan Unjuk Rasa di jalanan Los Angeles, News York, Boston, Philadelphia, dan seluruh kota di Amerika Serikat lainnya.

Mereka menuntut diakhirinya serangan udara mematikan Israel di Jalur Gaza, seperti yang dilansir dari Al Jazeera pada Minggu (16/5/2021).

Di Los Angeles pada Sabtu (15/5/2021), demonstran melambaikan tanda yang bertuliskan "Bebaskan Palestina" yang melumpuhkan lintas jalan raya utama.

Sementara Unjuk Rasa di New York, massa melalui kawasan Brooklyn sambil meneriakkan "Bebaskan Palestina" dan yang lainnya mengangkat papan bertuliskan "Dari sungai ke laut, Palestina akan merdeka".

Baca juga: Kisah Korban Kekejaman Israel Saat Pengeboman Gaza Secara Brutal: Momen Itu Sangat Mengerikan

Baca juga: Tak Ingin Foto dan Video Kekejamannya Diketahui Dunia, Israel Target Kantor Media Ternama Gaza

Baca juga: Puan Kecam Serangan Israel: Dunia Perangi Covid-19, Palestina Harus Berjuang Lawan Aneksasi Israel

Beberapa orang juga membawa papan bertuliskan, "Solidaritas Palestina". "Saya di sini karena saya ingin warga Palestina hidup setara seperti kehidupan warga Israel, dan itu terjadi pada hari ini," ujar Emran Khan (35 tahun), seorang ahli strategi perusahaan dari Manhattan, yang mengibarkan bendera Palestina sepanjang demo di Brooklyn.

“Ketika Anda melihat negara bersenjata nuklir dan negara lain dengan penduduk desa yang hanya memiliki batu, jelas siapa yang harus disalahkan,” tambah Khan.

Baca juga: PM Israel Pastikan Serangan ke Palestina akan Terus Berlanjut

Baca juga: Serangan Israel Targetkan Kantor Media dan Kamp Pengungsi, Sekjen PBB Antonio Gutteres Beri Kecaman

Baca juga: Israel Hanya Beri Waktu Sejam Evakuasi sebelum Mengebom Kantor Media di Gaza, Klaim Target Sah

Alison Zambrano, seorang siswa berusia 20 tahun telah menempuh jarak dari negara tetangga Connecticut demi meneriakkan protes, "Palestina memiliki hak untuk hidup merdeka dan anak-anak di Gaza tidak boleh dibunuh".

Sementara Mashhour Ahmad, seorang pria asal Palestina berusia 73 tahun mendesak Presiden AS Joe Biden untuk "berhenti mendukung pembunuhan".

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dukung Palestina, Massa Gelar Demo Besar-besaran di AS "

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved