Info BMKG
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMK Hari Ini Senin 24 Mei: Waspada Hujan dan Angin Kencang di Bengkulu
Berikut peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Senin (24/5/2021).
TRIBUNPALU.COM - Berikut ini peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Senin (24/5/2021).
BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk sejumlah perairan di Indonesia.
Dikutip dari BMKG, berikut ini rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia Senin 24 Mei 2021: Bengkulu Hujan Petir, Awan Tebal di Yogya
Sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Pasifik utara Papua Barat yang membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) memanjang dari perairan utara Maluku Utara hingga utara Papua Barat.
Sirkulasi siklonik juga terpantau di Laut Halmahera bagian selatan, yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang dari perairan selatan Pulau Seram hingga Papua Barat bagian barat.
Sirkulasi siklonik lainnya terpantau di perairan barat Sumatera Barat yang membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Kepulauan Mentawai hingga perairan barat Sumatera Barat.
Daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang di Kepulauan Mentawai bagian utara hingga perairan barat Sumatera Barat, di Kalimantan Barat bagian utara hingga Kalimantan Utara, di Sulawesi Tenggara hingga pesisir barat Sulawesi Barat dan di Papua.
Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Aceh
Sumatera Selatan
Lampung
Banten
Jawa Tengah
Jawa Timur
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Sulawesi Tengah
Maluku
Papua
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Bengkulu
Jawa Barat
DKI Jakarta
Gorontalo
Papua Barat
Potensi Tinggi Gelombang
Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 m)
Selat Malaka Bag.Utara
Perairan Sabang
Perairan Barat Aceh
Perairan Barat P.Simeulue-Kep.Mentawai
Perairan Padang
Perairan Enggano-Bengkulu
Perairan Barat Lampung
Samuera Hindia Barat Sumatera
Selat Sunda
Perairan Selatan Banten Hingga P.Sumba
Selat Bali - Selat Lombok - Selat Alas Bag.Selatan
Selat Sumba
Selat Sape Bag.Selatan
Perairan P.Sawu
Laut Sawu
Perairan Kupang - P.Rote
Laut Timor Selatan NTT
Samudera Hindia Selatan NTT
Perairan Kep.Natuna
Laut Sulawesi Bag.Timur
Perairan Kep.Sangihe-Kep.Talaud
Perairan Kep.Halmahera
Laut Halmahera
Laut Maluku
Perairan Selatan Kep.Banggai
Perairan Kep.Sula
Laut Seram
Laut Banda
Perairan Selatan Ambon
Perairan Timur Bau Bau
Peraian Wakatobi
Perairan Kep.Sermata-Letti
Perairan Babar
Perairan Kep.Kei - Kep.Aru
Perairan Barat Yos Sudarso
Perairan Rajaampat-Sorong
Perairan Manokwari
Perairan Biak
Teluk Cendrawasih Bag.Barat
Perairan Utara Jayapura-Sarmi
Samduera Pasifik Utara Halmahera
Samudera Pasifik Utara Papua Barat Hingga Papua
Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 m)
Perairan Barat Aceh
Samudera Hindia Selatan Banten Hingga NTB
Perairan Kep.Tanimbar
Laut Arafuru
Laut Natuna Utara
Laut Arafuru Selatan Merauke
(TribunPalu.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan-lebat-akibat-cuaca-ekstrem.jpg)