Sulteng Hari Ini

4 Tahun Buron, DPO Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Fiber Morowali Ditangkap Kejati Sulteng

Khoironi tersangkut masalah perkara TPK penyalahgunaan dan penyimpangan APBD Kabupaten Morowali pada 2007

Penulis: fandy ahmat | Editor: mahyuddin
handover
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah meringkus Khoironi Fatahudin Cadda (64) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan kapal cepat tahun 2007 untuk Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah meringkus Khoironi Fatahudin Cadda (64) terkait kasus dugaan Korupsi pengadaan kapal cepat tahun 2007 untuk Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Dalam putusan Mahkamah Agung nomor 1212 K/PID.SUS/2015 yang diterima TribunPalu.com, Jumat (28/5/2021), Khoironi Fatahudin Cadda pernah ditahan penyidik dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) sejak 4-23 Juni 2009 dan penuntut Umum dalam Tahanan Rumah sejak 15 Juli-13 Agustus 2013.

Khoironi tersangkut masalah perkara TPK penyalahgunaan dan penyimpangan APBD Kabupaten Morowali pada 2007 diperuntukkan untuk pengadaan kapal cepat yang merugikan negara Rp 4,5 miliar.

Dalam keterangan resminya, Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sulteng Mochamad Jeffry menyebutkan, terdakwa masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2017, setahun setelah dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung pada 13 April 2013.

Baca juga: Apa Itu Jaringan 5G? Begini Penjelasan, Jenis-jenis, hingga Perbedaannya dengan 3G dan 4G

Baca juga: 3 Tersangka Dugaan Korupsi Pelebaran Jl Anoa Belum Ditahan, Ini Penjelasan Kejari Palu

Tim Jaksa Eksekutor Kejati Sulteng bersama Kejaksaan Kalimantan Timur menangkap Khoironi 26 Mei 2021 setelah mendapat informasi keberadaan terpidanadi Samarinda, Kalimantan Timur. 

Penangkapan terhadap terpidana berdasarkan Surat Surat Perintah Penangkapan dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sulteng No. PRINT 115/P.2.5/Fd.1/05/2021 tertanggal 27 Mei 2021.

“Dalam putusan kasasi MA, Khoirini F Cadda divonis 5 tahun penjara, membayar denda Rp200 juta, subsider 4 bulan kurungan,” ujar Jeffry. 

Terpidana Khoironi Fatahudin Cadda bersama Tim Jaksa Eksekutor Kejati Sulteng dijadwalkan akan tiba di Palu sore ini, Jumat (28/5/2021).(*) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved