Breaking News:

Universitas Tadulako

Webinar FH Untad, Pakar Geopolitik Timur Tengah Serukan Boikot Produk Israel

Dina menilai, aksi pemboikotan produk Israel ini bakal berdampak signifikan terhadap negara bersangkutan. 

Penulis: fandy ahmat | Editor: mahyuddin
handover
Pakar Geopolitik Timur Tengah Dina Y Sulaeman menghadiri webinar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Tadulako (Untad).  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pakar Geopolitik Dina Y Sulaeman turut mengecam agresi militer Israel ke Palestina selama beberapa pekan sejak Ramadan 2021 atau 1442 Hijriah. 

Saat menghadiri webinar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Tadulako, Kamis (27/5/2021) malam, wanita 46 tahun itu menyerukan anak muda khususnya di Sulawesi Tengah memboikot produk-produk Israel

"Tujuannya agar perekonomian Israel terpuruk karena produknya diboikot secara beramai-ramai. Tetapi saya melihat langkah seperti ini belum masuk ke Indonesia," ujar Dina. 

Dina menilai, aksi pemboikotan produk Israel ini bakal berdampak signifikan terhadap negara bersangkutan. 

Ia mencontohkan kasus serupa seperti terjadi di Afrika Selatan saat negara itu menganut sistem pemerintahan apartheid. 

Baca juga: Hadiri Webinar Untad, Dina Sulaeman Imbau Warga Sulteng Hati-hati Sumbang Dana ke Palestina

Baca juga: Polri Bongkar 4 Titik Hitam Sarang KKB Papua: Mereka Sudah Bunuh 14 Orang

Apartheid adalah kebijakan politik rasial yang diterapkan di Afrika Selatan pada tahun 1948.

Dalam sistem ini, terdapat pemisahan hak dan kewajiban antara ras kulit putih dan kulit hitam yang disahkan melalui Undang-Undang.

Diceritakan Dina, saat itu komunitas internasional langsung serentak melakukan pemboikotan. 

Ternyata hal ini berhasil menumbangkan sistem apartheid dan dibentuklah pemerintahan demokratis yang memberikan kesetaraan hak bagi setiap warga negara, baik kulit putih maupun kulit hitam. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved