Breaking News:

Raja OTT KPK Sebut Harun Masiku Sudah Ada di Indonesia, Penangkapan Terganjal SK Tak Lolos TWK

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Al Rasyid masuk dalam daftar 75 pegawai yang tak lolos KPK.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Harun Masiku 

TRIBUNPALU.COM - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harun Al Rasyid masuk dalam daftar 75 pegawai yang tak lolos TWK.

Harun pun mendapat SK Pemberhentian dari Ketua KPK Firli Bahuri.

Banyak pihak menyesalkan hal tersebut mengingat Harun Al Rasyid adalah salah satu penyidik KPK yang memiliki prestasi mentereng.

Ia dikenal dengan julukan Raja Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

Menariknya, julukan itu sebenarnya justru diberikan oleh Firli Bahuri.

Baca juga: Jual HP Curian di Media Sosial, Pria Asal Ulujadi Palu Diciduk Polisi

Baca juga: 4 SMA di Banggai Lolos Sekolah Penggerak

Baca juga: Polisi Ciduk Perempuan 15 Tahun Jajakan Diri dengan Tarif Murah di Media Sosial

"Saya punya hubungan lebih khusus kalau dengan Firli, ketika dia jadi deputi  (KPK) saya dijuluki sama Firli itu Raja OT  karena OTT terbanyak itu pada saat Firli jadi deputi," kata Harun Al Rasyid dikutip TribunnewsBogor.com dari akun Youtube Najwa Shihab.

Memang tak semua OTT dilakukan olehnya, namun setidaknya ada 29 OTT yang dilakukan Harun Al Rasyid.

Karena prestasinya yang mentereng, Harun Al Rasyid sampai dijanjikan hadiah oleh Firli.

"Ndak semua, paling banyak di situ. Bahkan Firli bilang 'aku punya utang budi, aku kasih hadiah kamu'. Hari ini yang saya tagih hadiah itu 'saya gak minta apa-apa dari kamu, saya cuma minta nama saya dan kawan-kawan tolong diperhatikan jangAn berbuat zalim, utang budi yang dulu anda bilang akan memberikan hadiah pada Raja OTT itu gak ada, mana? itu yang saya bilang," kata Harun Al Rasyid.

OTT atau operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh Harun Al Rasyid mulai dari Muhammad Romahurmuziy, Kepala Daerah Blitar hingga Batu Malang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved