Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Berikut Penjelasan Pakar Hukum Untad soal Penyelesaian Kasus Qidam Berlarut-larut

Pakar Hukum Pidana Untad Harun Nyak Itam Abu menyoroti kasus penembakan terhadap Qidam Alfariski Mofance yang tak kunjung selesai hingga saat ini. 

Penulis: fandy ahmat | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/FANDY
Dosen Fakultas Hukum Universitas Tadulako Harun Nyak Itam Abu 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pakar Hukum Pidana Universitas Tadulako (Untad) Harun Nyak Itam Abu menyoroti kasus penembakan terhadap Qidam Alfariski Mofance yang tak kunjung selesai hingga saat ini. 

Sejak penembakan pada 9 April 2020, Pengadilan Negeri (PN) Palu baru akan menggelar sidang perdata pada Kamis (3/6/2021). 

Sebagai orang yang turut mendampingi kasus tersebut bersama kuasa hukum keluarga Qidam dari Tim Pembela Islam (TPM), Harun membeberkan alasan mengapa kasus Qidam terkesan berlarut-larut. 

Diceritakan Harun, awalnya pihaknya ingin mengajukan praperadilan. 

Namun upaya itu urung dilaksanakan karena pihak kepolisian belum mengeluarkan surat penghentian penyidikan perkara (SP3) kasus dugaan salah tembak oleh personel Satgas Tinombala. 

"Jika ingin mengajukan praperadilan dasarnya tidak kuat karena belum adanya SP3 dari kepolisian. Padahal kasus ini sudah setahun tetapi tidak ada hasil penyidikan," ungkap Harun, Selasa (1/5/2021) malam.

Baca juga: Akademisi Untad: Ada Tidaknya Keadilan di Negeri Ini, Tergantung dari Kasus Qidam

Baca juga: Seorang Pria Dibacok di Bokong saat Asik Berswafoto di Jembatan Lalove Palu

Selain itu, kata dia, Polda Sulawesi Tengah masih menunggu hasil dan rekomendasi dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). 

Namun saat pihaknya mengkonfirmasi, Komnas Ham menyatakan telah merekomendasikan kasus ini kepada Polda Sulawesi Tengah

"Karena kendala-kendala tadi maka diambil langkah dengan mengajukan gugatan perdata. Aparat jelas melakukan perbuatan melawan hukum karena menghilangkan nyawa seseorang tidak bersalah," ucap Harun. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved