Breaking News:

Virus Corona

WHO Ganti Nama Varian Covid-19 dengan Huruf Yunani: Sulit Diingat Sehingga Rentan Salah Pelaporan

Nama varian virus COVID-19 akan diganti dengan huruf alfabet Yunani oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Editor: Putri Safitri
freepik
Illustrasi Covid-19 

TRIBUNPALU.COM - Nama varian virus COVID-19 akan diganti dengan huruf alfabet Yunani oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Hal ini untuk menghindari laporan yang salah dan stigmatisasi negara tempat varian itu terdeteksi pertama kali.

Melansir Al Jazeera, sistem baru ini berlaku untuk varian yang menjadi perhatian, di mana empat di antaranya beredar dan varian tingkat kedua sedang dilacak.

"Meskipun mereka memiliki kelebihan, nama ilmiah ini bisa sulit untuk diucapkan dan diingat, dan rentan terhadap kesalahan pelaporan," kata WHO dalam sebuah pernyataan.

"Akibatnya, orang sering menggunakan sebutan varian berdasarkan tempat di mana mereka terdeteksi, yang menstigmatisasi dan diskriminatif."

Terjemahan: Hari ini, @WHO mengumumkan label baru yang mudah diucapkan untuk # SARSCoV2 Variants of Concern (VOCs) & Interest (VOIs).

Mereka tidak akan menggantikan nama ilmiah yang sudah ada, tetapi ditujukan untuk membantu dalam diskusi publik tentang VOI/VOC

Baca selengkapnya di sini (akan disiarkan langsung segera):

Illustrasi Covid-19
Illustrasi Covid-19 (freepik)

Empat varian virus corona yang dianggap mengkhawatirkan oleh WHO dan dikenal umum oleh publik sebagai varian Inggris, Afrika Selatan, Brasil, dan India.

Kini varian tersebut telah diberi huruf Alpha, Beta, Gamma, Delta sesuai urutan pendeteksiannya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved