Breaking News:

Viral Bupati Alor NTT Marahi dan Usir 2 Staf Kemensos, Begini Penjelasan Amon Djobo

Video viral di media sosial memperlihatkan Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo meluapkan emosinya kepada dua staf Kementerian Sosial

Editor: Putri Safitri
Kolase (POS KUPANG/OBY LEWANMERU) dan (YouTube Tribun Timur)
Sebuah video berdurasi 3 menit 9 detik yang berisi Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Amon Djobo marah terhadap Menteri Sosial Tri Rismaharini, beredar di grup media sosial. 

TRIBUNPALU.COM - Video viral di media sosial memperlihatkan Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo meluapkan emosinya kepada dua staf Kementerian Sosial (Kemensos).

Dalam video, terlihat Bupati Amon Djobo yang mengenakan pakaian safari memarahi dua staf Kemensos yang duduk di hadapannya.

Dari suara rekaman itu, terdengar Bupati Amon Djobo marah dan menyebut soal pendistribusian bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI.

Baca juga: Kepala BPKAD Mamberamo Raya Papua Ditahan, Diduga Terlibat Kasus Korupsi Dana Covid-19 Rp 3,1 M

Baca juga: Berani Sebut Ketua PGI Keliru, Ini Sosok Pendeta Gilbert Lumuindong yang Viral di Media Sosial

Bupati Amon terdengar marah karena bantuan sosial yang seharusnya diurus oleh daerah malah diurus oleh DPRD Alor.

Selain marah kepada staf Menteri Sosial Tri Rismaharini, Bupati Amon juga mengusir staf Kementerian Sosial agar segera meninggalkan Kabupaten Alor.

Amon Djobo tampak tidak peduli dan berjalan meninggalkan staf tersebut usai meluapkan kemarahannya.

Video Bupati Alor NTT Amon Djobo tampak memarahi staf Kementerian Sosial RI. (Istimewa)

Baca juga: Viral Aksi Barbar Angkot Tabrak Beberapa Motor Hingga Tewaskan 1 Orang, Supir Resmi Jadi Tersangka

Baca juga: Viral Kisah Korban Olshop, Beli Drone Murah Seharga Rp 55 Ribu Tapi yang Datang Malah Air Mineral

Kepada wartawan, Bupati Amon mengakui video yang beredar tersebut adalah dirinya.

Bupati Amon Djobo mengaku kalau ia memang memarahi dua staf Kementerian Sosial yang datang untuk melaporkan terkait bantuan santunan kematian bagi korban bencana Siklon Seroja di wilayah itu.

Pemicu kemarahan itu, kata Bupati Amon Djobo, adalah laporan Menteri Sosial Tri Rismaharini kepada Presiden Jokowi saat pertemuan virtual penanganan bencana di Provinsi NTT dan NTB dengan gubernur dan para bupati yang berlangsung pada 7 April 2021 lalu.

Baca juga: Viral Warung Makan Dengan Harga Murah Fantastis di Semarang, Beli 2 Porsi Bayar Hanya Rp 10 Ribu

Baca juga: Viral Wanita Menangis dan Peluk Mantan Calon Mertua Saat Datang ke Pernikahan sang Mantan Kekasih

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved