Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Hakim PN Palu Tolak Gugatan Pencemaran Nama Baik Qidam yang Dituduh Teroris

Hakim Pengadilan Negeri Palu Kelas IA menolak gugatan pencemaran nama baik Qidam Qidam Alfarizki Mofance yang sempat dituduh teroris di Poso

Penulis: Moh Salam | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/MOH SALAM
Suasana sidang pembacaan putusan kasus pencemaran nama baik Alm Qidam di PN Palu, Kamis (3/6/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Hakim Pengadilan Negeri Palu Kelas IA menolak gugatan pencemaran nama baik Qidam Qidam Alfarizki Mofance yang sempat dituduh teroris di Poso, Kamis (3/6/2021) sore.

Pembacaan putusan kasus pencemaran nama baik Alm Qidam Alfarizki Mofance berlangsung di ruang Kartika Pengadilan Negeri Palu Jl Sam Ratulangi Kelurahan Besusu Barat Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Pantauan TribunPalu.com, sidang pembacaan putusan kasus itu dimulai pukul 15.16 WITA.

Sejumlah keluarga Alm Qidam termasuk Fitria Ibu Korban hadir dalam pembacaan putusan tersebut.

Sementara dengan alasan Covid-19, keluarga Qidam lainnya tak diizinkan masuk ke dalam ruang sidang dan hanya menunggu di luar.

Baca juga: Tim Surveyor Kemendag Kunjungi 3 Pasar di Kota Palu Yang Akan Direvitalisasi

Baca juga: Jumlah Orang di Ruang Sidang Kasus Qidam Dibatasi, Puluhan Warga Menunggu di Teras PN Palu

Baca juga: All New Honda CB150R Streetfire Resmi Mengaspal di Sulteng

Pihak penggugat dari Tim Pembela Muslim (TPM) Sulteng berjumlah 4 orang dalam mendengarkan putusan itu.

Sementara itu pihak tergugat Polda Sulteng pun juga berjumlah 4 orang dalam ruangan sidang.

Dalam putusan kasus itu, Majelis Hakim mengungkapkan gugatan dari penggugat cacat formil.

Menanggapi hal itu Ketua TPM Sulteng Andi Akbar mengatakan akan melakukan banding terhadap putusan kasus pencemaran nama baik tersebut.

"Kami akan banding," ungkap Akbar saat ditemui TribunPalu.com usai putusan.

Informasi dihimpun TribunPalu.com, Putusan NO merupakan putusan bahwa gugatan tidak dapat diterima karena alasan gugatan mengandung cacat formil.

Sehingga hasilnya gugatan tidak dapat ditindaklanjuti oleh hakim untuk diperiksa. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved