Breaking News:

Update Vaksinasi Covid-19 di Sulteng:Pembelajaran Tatap Muka Tunggu Tenaga Pengajar Selesai Divaksin

Proses vaksinasi di Sulteng terus berjalan dengan total sasaran sejumlah 115.461 jiwa. Vaksin tahap pertama telah disuntikkan kepada 91,6 persen dari

shutterstock
Illustrasi Vaksin AstraZeneca 

TRIBUNPALU.COM -Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Tengah menyatakan pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahun ajaran baru 2021/2022 di tingkat madrasah menunggu kebijakan Pemerintah Sulawesi Tengah.

Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kemenag Sulteng Irawan Hadi mengatakan, selama pandemi Covid-19 madrasah di Sulawesi Tengah melakukan proses pembelajaran secara daring alias online.

Selain itu, Pembelajaran tatap mukamenunggu semua pengajar yang terlibat Belajar tatap Muka harus sudah divaksinasi Covid-19.

Untuk itu, tenaga pengajar belum di vaksin akibat adanya penyakit bawaan atau tengah hamil untuk pengajar perempuan maka hanya diperbolehkan mengajar secara daring.

"Kami tidak akan izinkan tenaga pengajar kalau belum vaksin, jadi tenaga pengajar selesai vaksin saja yang bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka," kata dia.

"Jadi pola pembelajaran selama pandemi ini masih daring dan ada juga luring dengan menerapkan mekanisme sudah diatur dalam SKB 4 Menteri seperti memanfaatkan fasilitas yang tersedia," ungkap Irawan Hadi saat ditemui, Jumat (4/6/2021) siang.

Sementara di tahun ajaran 2021/2022 mendatang Kanwil Kemenag Sulteng akan mengikuti arahan dan kebijakan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terkait penyelenggaraan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di madrasah.

"Kalau kami di madrasah kan sebenarnya kebijakannya ada di Kementerian Agama, dimana aturan dan kebijakan penyelenggaraan pembelajaran ada di SKB 4 Menteri, Jadi kami di madrasah mengimplementasikan SKB tersebut,"  jelas Irawan.

Baca juga: Pelantikan Bupati Banggai Terpilih 8 Juni, Herwin Yatim: Ada Undangan, Saya Hadir

Baca juga: 20 Ribu Dosis Vaksin Sinovac untuk Warga, Cek Pos Vaksinasi Covid-19 Gratis di Palu

Baca juga: Masih Pandemi Covid-19, Rektor Untad Belum Pikirkan Kuliah dan Wisuda Tatap Muka

Selain itu masih kata Irawan, kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Kementerian Agama melalui Dirjen Pendis itu selalu senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

"jadi tidak ada kebijakan dari Kemenag akan berbenturan dengan kebijakan pemerintah daerah," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Imam Saputro
Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved